8 Perubahan Gaya Hidup Untuk Membantu Mengontrol Diabetes

8 Perubahan Gaya Hidup Untuk Membantu Mengontrol Diabetes

November 4, 2019 0 By Joherbal

Setiap tahunnya, bulan November diperingati sebagai Bulan Kesadaran Diabetes dan dirayakan secara global untuk meningkatkan kesadaran tentang diabetes tipe 1 dan tipe 2. Tema Hari Diabetes Sedunia dan kesadaran diabetes tahun 2019 adalah ‘Keluarga dan Diabetes’. Bulan Kesadaran Diabetes 2019 juga bertujuan untuk fokus pada hubungan antara diabetes dan penyakit kardiovaskular. Pada bulan kesadaran diabetes ini, mari kita lihat berbagai cara yang dapat dilakukan untuk mengubah gaya hidup Anda.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Physicians Committee for Responsible Medicine, gula darah, berat badan dan kadar kolesterol penderita diabetes dapat diturunkan dengan mengadopsi berbagai langkah pencegahan. Beberapa penelitian telah mengklaim bahwa intervensi diet efektif untuk manajemen diabetes karena tidak seperti obat-obatan, intervensi diet telah menunjukkan peningkatan yang nyata. Pola makan nabati bermanfaat untuk mengobati diabetes, terutama tipe 2 karena dapat membantu mengurangi lemak di dalam sel.

Pola makan nabati juga bermanfaat bagi berat badan, kontrol lipid, kontrol glikemik, dan tekanan darah. Yang pada gilirannya, membantu dalam mengembangkan resistensi dan sensitivitas insulin Anda . Memahami pilihan gaya hidup dan pola makan yang tepat sangat penting untuk mengendalikan diabetes. Dokter menyarankan perubahan gaya hidup kepada individu dengan risiko diabetes yang lebih tinggi dan mereka yang baru didiagnosis dengan tipe 2, untuk mengelola dan mengendalikan kondisi . Berikut ini kami akan memberitahukan kepada Anda perubahan apa saja yang dapat Anda lakukan:

  1. Pola makan sehat

Untuk mengendalikan diabetes, sangat penting bagi Anda untuk menjalankan pola makan sehat yang terdiri dari karbohidrat, serat, ikan kaya omega-3. Selama pencernaan, karbohidrat sederhana (buah-buahan, susu, dan produk-produk susu) dan karbohidrat kompleks (kacang polong, kacang-kacangan, biji-bijian dan sayuran) terurai menjadi glukosa darah.Karbohidrat kompleks perlahan-lahan diserap ke dalam tubuh, menghindari lonjakan kadar gula darah. Fokuslah pola makan Anda pada biji-bijian utuh, sayuran dan buah-buahan yang akan meminimalkan risiko diabetes mellitus.

Serat membantu mencerna makanan yang Anda konsumsi dan membantu mengendalikan kadar gula darah. Penelitian telah menunjukkan bahwa asupan serat yang relatif rendah secara signifikan meningkatkan risiko diabetes tipe-2. Konsumsilah makanan yang memiliki kandungan serat tinggi, seperti buah-buahan, kacang-kacangan, sayuran dan gandum.

Hindari minuman manis yang dapat menyebabkan gula darah melonjak dengan cepat. Ikan seperti ikan cod dan tuna memiliki lebih sedikit lemak total, lemak jenuh dan kolesterol daripada daging. Salmon, makarel, tuna, dan sarden kaya akan asam lemak omega-3, yang meningkatkan kesehatan jantung dengan menurunkan lemak darah yang disebut trigliserida.

Baca Juga: Mengobati Diabetes Dengan Obat Herbal

  1. Pelajari tentang penghitungan karbohidrat & ukuran porsi

Kunci untuk mempertahankan manajemen diabetes adalah belajar bagaimana cara menghitung karbohidrat. Karbohidrat sering berdampak pada kadar gula darah Anda, penting untuk mengetahui jumlah karbohidrat dalam makanan Anda karena itu akan membantu Anda dalam mendapatkan jumlah insulin yang tepat.

  1. Pola makan seimbang

Untuk mempertahankan kadar insulin, rencanakan setiap kali makan, Anda mengkonsumsi buah-buahan, sayuran, protein dan lemak sehat yang baik. Sangat penting untuk memperhatikan jenis karbohidrat yang Anda pilih. Beberapa karbohidrat seperti sayuran, biji-bijian dan buah-buahan mengandung karbohidrat rendah dan mengandung serat yang membantu menjaga kadar gula darah Anda stabil. Yang terbaik adalah Anda berbicara dengan dokter Anda tentang pilihan makanan terbaik dan seimbang.

  1. Berolahraga

Berolaraga adalah perubahan gaya hidup penting lainnya untuk diadopsi ke dalam rencana manajemen diabetes Anda. Saat Anda mulai berolahraga, otot Anda menggunakan gula sebagai energi, sehingga membantu tubuh Anda menggunakan insulin lebih efisien. Anda bisa keluar untuk berjalan, berlari atau bersepeda, atau Anda juga bisa melakukan pekerjaan rumah tangga atau berkebun.

  1. Berhenti merokok

Kebiasaan merokok saat dalam kondisi diabetes bisa sangat berbahaya bagi kesehatan Anda, terutama dalam kasus orang yang menderita diabetes tipe 2. Merokok juga dapat meningkatkan peluang Anda untuk mengalami masalah kesehatan lainnya seperti penyakit jantung, penyakit mata, stroke, penyakit ginjal dll.

  1. Periksa kaki Anda secara teratur

Peningkatan kadar gula darah dapat merusak saraf di kaki Anda yang pada akhirnya dapat membuat Anda tidak dapat merasakan luka atau cedera lainnya. Untuk menghindari kondisi ini, mulai sekarang lakukanlah pemeriksaan kaki setiap hari, karena akan membantu Anda memahami apakah kondisinya meningkat atau tidak.

Baca Juga: 25 Buah Terbaik Untuk Penderita Diabetes

  1. Kontrol asupan alkohol

Mengkonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan atau lebih dari satu gelas alkohol per hari dapat menyebabkan kadar gula darah Anda melonjak terlalu tinggi, membuat kondisi Anda semakin memburuk. Seperti yang telah ditunjukkan oleh penelitian, selalu lebih mudah untuk mengontrol kadar gula darah Anda tanpa bir, anggur, atau kandungan alkohol apa pun. Artinya, alkohol dapat meningkatkan kadar gula darah Anda, sehingga menyebabkan komplikasi.

  1. Periksakan kondisi Anda secara rutin

Ahli gizi adalah sumber yang berharga dalam upaya Anda mengendalikan diabetes. Mereka dapat membantu Anda membuat rencana makan yang sesuai dengan usia, berat badan, tingkat aktivitas, dan obat-obatan yang Anda minum . Selain ahli gizi, Anda juga harus memeriksakan diri Anda ke dokter setidaknya dua kali dalam setahun.