Apa itu Andropause?

Apa itu Andropause?

October 4, 2018 0 By Joherbal

Apa itu Andropause? Mungkin baru kali ini Anda mendengarnya! Andropause adalah kondisi alami yang pasti akan terjadi pada pria. Atau lebih tepatnya, sama seperti halnya menopause yang terjadi pada wanita. Andropause merupakan kondisi di mana terjadi pengurangan hormon testosteron secara bertahap seiring bertambahnya usia. Umumnya, setiap pria mengalami penurunan hormon testosteron sebanyak 3 persen setiap tahunnya setelah berusia 40 tahun.

Pria dengan andropause biasanya akan mengalami kenaikan berat badan, kepadatan tulang dan otot yang menurun, lebih cepat marah atau mengalami depresi, insomnia, dan tentu saja penurunan libido dan masalah seksual lainnya. Andropause umumnya terjadi pada pria yang lebih tua; Namun, saat ini andropause juga dapat terjadi pada pria dengan usia yang lebih muda atau di bawah usia 40 tahun.

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan kondisi ini terjadi pada pria yang lebih muda, diantaranya kurang tidur, stres dan obesitas. Para ahli kesehatan juga meyakini, masalah gaya hidup bukanlah faktor utama yang menyebabkan kadar hormon testosteron menjadi rendah, ada faktor lainnya yang mungkin juga terlibat.

Asupan makanan apapun yang menyebabkan obesitas dan resistensi insulin juga berdampak pada penurunan hormon testosteron, karena sel-sel lemak bersifat seperti spons, menyerapnya dan membuatnya tidak tersedia bebas. Untuk meningkatkan kembali hormon testosteron, Anda membutuhkan karbohidrat. Namun, para ahli menyarankan untuk memilih karbohidrat dari buah-buahan yang kaya serat, sayuran, biji-bijian dan gandum, serta lemak yang bersumber dari daging ternak seperti kambing dan sapi.

Olahraga kardio seperti lari marathon ternyata juga dapat menurunkan produksi testosteron. Namun, tidak tepat rasanya jika kita harus berhenti berolahraga, karena olahraga sangat penting bagi kesehatan secara keseluruhan. Olahraga mengangkat beban dengan otot besar seperti di kaki dan punggung seperti deadlift dan squats sangat berguna untuk meningkatkan produksi hormon testosteron.

Testosteron diproduksi saat tidur, yakni antara jam 5 pagi hingga 7 pagi. Meningkatkan kualitas tidur sangat penting untuk meningkatkan hormon testosteron. Anda bisa mendapatkan tidur yang berkualitas dengan tidak menonton tv, memainkan hp atau alat elektronik lainnya satu jam sebelum tidur. Mandi dengan air hangat sebelum tidur juga dapat meningkatkan kualitas tidur Anda.

Pada pria muda, kadar testosteron normal adalah sekitar antara 270 dan 1030 nanogram per desiliter. Karena tidak banyak dokter atau ahli mengeceknya pada pria muda, mereka tidak bisa memastikan apakah masalah seksual yang mereka alami terkait dengan hormon tersebut.

Anda dapat meningkatkan kembali kadar testosteron dengan menggunakan produk kesehatan seksual. Akan tetapi Anda juga harus berhati-hati dalam memilih produk tersebut karena mungkin dapat menyebabkan masalah seksual yang semakin parah.

Usahakan untuk memilih produk yang hanya menggunakan bahan-bahan alami atau herbal untuk menghindari efek samping yang merugikan. B-Coffee adalah produk kesehatan yang dapat membantu Anda keluar dari masalah ini. B-Coffe merupakan perpaduan kopi putih dengan herbal istimewa seperti, ginseng, butea, tribullus, xanthone serta ditambahkan susu tanpa lemak dan madu.

B-Coffee sangat bermanfaat untuk kesejahteraan bagi kaum lelaki dewasa, karena dapat meningkatkan stamina dan kekuatan tubuh, mengatasi ejakulasi dini, mencegah dan mengobati disfungsi ereksi, meningkatkan kadar testosteron dan mempertahakannya, meningkatkan produksi dan kualitas sperma, serta melancarkan sirkulasi darah.

Pilihan lainnya adalah STAREGOyang memiliki manfaat sama baiknya dengan B-Coffee, namun dengan kandungan yang berbeda. Starego merupakan minuman herbal dengan rasa buah Alpukat yang baik dan menyehatkan untuk dikonsumsi pria maupun wanita. Starego dibuat dengan bahan dasar berkualitas tinggi seperti White Ginseng, Saw Palmetto dan Cordyceps yang telah terbukti dapat meningkatkan kembali kehidupan seksual yang lebih sehat.