Daftar Sayuran untuk Penderita Asam Urat

Daftar Sayuran untuk Penderita Asam Urat

October 26, 2020 0 By Joherbal

Kadar asam urat yang tinggi di dalam tubuh dapat menyebabkan pembentukan kristal pada sendi. Gejala penyakit asam urat biasanya muncul secara tiba-tiba berupa nyeri tajam dan terkadang terasa sangat berat. Jika kadar asam urat yang tinggi ini dibiarkan tanpa penanganan, maka dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal.

Menjaga pola makan merupakan salah satu cara untuk mengobati asam urat, termasuk konsumsi sayuran. Ada beberapa jenis sayuran untuk penderita asam urat yang baik dikonsumsi guna mengatasi keluhan yang muncul. Yuk, ketahui jenis sayuran apa saja yang dimaksud dalam artikel berikut.

Sayuran untuk Penderita Asam Urat

Jika Anda mengalami penyakit asam urat, Anda perlu lebih cermat dalam memilih makanan atau minuman yang dikonsumsi. Jika tidak, rasa nyeri yang Anda rasakan bisa semakin memburuk. Konsumsi obat-obatan untuk mengobati asam urat merupakan langkah tepat untuk menurunkan kadar asam urat dan mengatasi nyeri. Namun, menjaga pola makan sehat juga penting untuk meminimalkan serangan dan mengurangi tingkat keparahan penyakit asam urat yang mungkin Anda alami. Berikut ini adalah daftar sayuran untuk penderita asam urat yang dianjurkan:

  1. Ubi Jalar

Sayuran yang berasal dari akar seperti ubi jalar dan wortel mengandung jumlah purin paling rendah. Purin merupakan zat yang akan dicerna menjadi asam urat di dalam tubuh. Oleh karena itu, ubi jalar dan wortel termasuk ke dalam sayuran yang aman dikonsumsi oleh penderita asam urat.

  1. Terung dan tomat

Selain wortel, terung dan tomat juga merupakan sayuran rendah purin yang aman untuk dikonsumsi oleh penderita asam urat. Tak hanya rendah purin, terung dan tomat juga kaya akan vitamin dan mineral yang baik bagi tubuh.

  1. Brokoli

Kandungan vitamin C di dalam sayuran hijau, seperti brokoli, juga dapat menurunkan kadar asam urat sehingga baik dan aman dikonsumsi oleh penderita asam urat.

  1. Kentang

Kentang merupakan sayuran rendah purin dan kaya akan vitamin C, yang dapat mengurangi kadar asam urat dalam tubuh.

  1. Kacang-kacangan

Penderita asam urat umumnya dianjurkan untuk menjauhi protein hewani. Agar asupan protein dalam tubuh tetap terjaga, konsumsi kacang-kacangan dapat menjadi solusinya. Hal ini dikarenakan kacang termasuk jenis makanan yang mengandung protein tinggi.

  1. Bayam

Bayam merupakan salah satu jenis sayuran yang mengandung purin. Namun menurut penelitian, purin yang berasal dari sayuran aman dikonsumsi bagi mereka yang menderita asam urat.

  1. Jamur

Jamur kaya akan serat dan rendah kalori. Sama seperti bayam, jamur juga merupakan sayuran yang baik untuk penderita asam urat.

Makanan atau Minuman yang Sebaiknya Dihindari

Pola makan yang baik dan sesuai untuk penderita asam urat dapat membantu mengurangi gejala dan mencegah penyakit asam urat kambuh kembali. Ada beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat, antara lain:

  • Minuman beralkohol
  • Daging merah
  • Daging jeroan
  • Makanan laut (seafood)
  • Produk makanan yang mengandung tinggi fruktosa, seperti minuman bersoda, jus, es krim, permen, dan makanan cepat saji
  • Roti
  • Oatmeal

Tips Meminimalkan Serangan Penyakit Asam Urat

Di samping menjalani pengobatan dengan rutin dan mengonsumsi sayuran untuk penderita asam urat, ada beberapa cara lain untuk mencegah atau meminimalkan serangan asam urat, di antaranya:

  • Rutin berolahraga
  • Minum air putih yang cukup
  • Jauhi minuman yang terlalu manis
  • Hindari minuman beralkohol
  • Batasi asupan daging dan makanan laut
  • Cukupi kebutuhan protein Anda dengan mengonsumsi susu rendah lemak, yoghurt, keju, dan susu
  • Jaga berat badan ideal, karena berat badan berlebih dapat meningkatkan tekanan pada sendi sehingga menimbulkan rasa nyeri

Jika Anda mengalami penyakit asam urat, penting bagi Anda untuk segera berkonsultasi ke dokter dan menjalani pengobatan serta mengubah pola dan gaya hidup menjadi lebih sehat. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi gejala yang muncul dan mencegah risiko asam urat kambuh kembali.