Mengobati Selulitis Dengan Pengobatan Rumahan

Mengobati Selulitis Dengan Pengobatan Rumahan

December 3, 2019 0 By Joherbal

Selulitis adalah infeksi bakteri pada kulit dan jaringan di bawah kulit. Hal ini terjadi ketika bakteri yang disebut Streptococcus dan Staphylococcus masuk dari kulit yang terbuka (luka) dan menyebar. Hasilnya adalah infeksi yang dapat menyebabkan pembengkakan, kemerahan, nyeri, ataupun hangat pada kulit.

Selain disebabkan oleh bakteri, infeksi kulit ini juga disebabkan oleh luka, gigitan serangga, atau sayatan bedah yang menjadi infeksi. Faktor-faktor tertentu juga meningkatkan risiko seseorang terkena kondisi ini.

Beberapa orang mungkin memiliki risiko lebih tinggi untuk mengidap kondisi ini jika memiliki kondisi-kondisi, seperti:

  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah
  • Kondisi kulit yang rentan rusak, seperti eksim dan kutu air
  • Penggunaan obat dengan cara disuntik
  • Orang dengan diabetes
  • Memiliki riwayat selulitis

Pengobatan Selulitis

Pengobatan medis untuk selulitis biasanya disesuaikan dengan jenis dan keparahan infeksi, serta kondisi pengidap secara keseluruhan. Antibiotik oral biasanya menjadi pilihan pengobatan pertama bagi pengidap selulitis, dengan jangka waktu penggunaan selama 7–14 hari. Selain pengobatan medis, selulitis juga dapat dengan mudah diobati dengan pengobatan rumahan, berikut diantaranya:

  1. Kunyit

Kunyit kaya akan curcumin, senyawa yang memiliki efek antiinflamasi dan antimikroba. Kunyit merupakan metode pengobatan rumahan yang sangat baik untuk mengobati dan mencegah infeksi.

Cara menggunakannya: Tambahkan 1 sdt bubuk kunyit dengan 1 sdm madu bersama dengan beberapa tetes minyak pohon teh. Oleskan campuran ini di daerah yang terinfeksi dan diamkan selama 15-20 menit, setelahnya  cuci dengan air hangat. Ulangi proses ini dua kali sehari untuk hasil terbaik.

  1. Madu Manuka

Madu Manuka berbeda dari madu biasa karena berasal dari lebah yang menyerbuki bunga-bunga pohon manuka, yang berasal dari Selandia Baru. Madu memiliki sifat anti-inflamasi, antibakteri, antimikroba, dan antivirus.

Cara menggunakannya: Oleskan madu langsung pada area kulit yang sakit dan diamkan selama kurang lebih 2 jam. Ulangi proses ini setiap hari selama 2-3 kali hingga gejalanya hilang.

  1. Yogurt

Yogurt secara alami mengandung probiotik yang penting untuk pertumbuhan bakteri baik dalam tubuh kita. yogurt memiliki efek anti-inflamasi yang membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.

Cara menggunakannya: Konsumsilah 1-2 mangkuk yogurt setiap hari atau oleskan pada area yang terkena 1-2 kali sehari sampai gejalanya mereda.

  1. Minyak kelapa murni

Minyak kelapa murni paling baik untuk menjaga kulit tetap lembab. Minyak kelapa dikemas dengan asam lemak dan vitamin yang bertindak sebagai tonik yang sangat baik untuk kulit. Selain itu, minyak kelapa memiliki sifat anti-inflamasi dan antimikroba yang tidak hanya membantu dalam mengobati tetapi juga mencegahnya terjadi lagi.

Cara menggunakannya: Oleskan minyak kelapa langsung pada kulit dan ulangi proses beberapa kali sehari sampai gejalanya mereda.

  1. Cuka Sari Apel

Cuka sari apel memiliki efek antiinflamasi dan antimikroba. Cuka sari apel mencegah pertumbuhan bakteri, membantu sel darah putih untuk melawan infeksi dan mengurangi peradangan pada bagian-bagian tubuh.

Cara menggunakannya: Oleskan langsung di area yang terkena atau campurkan 2 gelas cuka sari apel ke dalam ember air dan rendam area yang terkena di dalamnya selama 15-20 menit.

  1. Biji Fenugreek

Biji fenugreek mengandung flavonoid yang membantu meredakan peradangan dan mengobati infeksi kulit yang disebabkan oleh selulitis.

Cara menggunakannya: Rendam 2 sdm biji fenugreek dalam air hangat sampai menjadi lunak. Giling biji dan oleskan pada area yang sakit. Ulangi proses ini 2-3 kali sehari sampai gejalanya hilang.

  1. Minyak Pohon Teh

Minyak pohon teh adalah minyak yang paling efektif untuk melawan bakteri penyebab selulitis karena sifat antibakteri, anti-inflamasi dan antijamur alami.

Cara menggunakannya: Oleskan 2-3 tetes minyak pohon teh langsung ke kulit dan biarkan selama 2-3 jam. Anda juga bisa menambahkan minyak kelapa dan oleskan. Ulangi proses ini 2-3 kali sehari.

  1. Dandelion

Dandelion memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat yang membantu mengurangi peradangan. Dandelion juga memiliki sifat antimikroba dan antivirus yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang pada gilirannya membantu mencegah pertumbuhan mikroba.

Cara menggunakannya: Tambahkan 2 sdm ramuan dandelion dalam air panas dan diamkan selama 5-10 menit. Saring dan tambahkan madu ke dalam campuran. Minumlah 2-3 kali sehari.

  1. Bawang putih

Bawang putih terkenal di seluruh dunia karena sifat antimikroba. Bawang putih membantu melawan infeksi yang menyebabkan selulitis dan juga dikenal karena sifat anti-inflamasinya.

Cara menggunakannya:  Haluskan 2-3 siung bawang putih dan oleskan langsung pada area yang terinfeksi dua kali sehari. Biarkan selama 2 jam, dan bilaslah setelahnya. Anda juga bisa mengunyah beberapa siung bawang putih secara langsung.

Pencegahan Selulitis

Pencegahan terhadap selulitis dapat dengan melakukan hal-hal berikut:

  • Selalu menjaga kebersihan kulit dan luka menggunakan sabun dan air.
  • Menutup luka dengan plester untuk menghindari infeksi.
  • Memotong kuku kaki dan tangan dengan berhati-hati untuk menghindari luka.
  • Menjaga berat badan agar terhindar dari obesitas.
  • Selalu memastikan bahwa luka tidak memiliki tanda-tanda infeksi.
  • Menggunakan alas kaki saat berada di luar rumah.
  • Menggunakan pelembab setiap hari untuk menghindari kulit kering atau pecah-pecah.