Obat Herbal Kanker Serviks

K-MURICATA & MAZON B

Apakah Anda Menderita Kanker Serviks?​

Serviks adalah bagian dari sistem reproduksi wanita. Ini adalah bagian otot yang sempit yang bergabung dengan vagina. Bentuknya kerucut dan bukaannya yang kecil adalah jalur dari rahim. Kanker serviks adalah kanker yang terjadi akibat adanya perubahan pada sel normal di serviks. perubahan ini kemudian dapat menyebabkan beberapa gejala, namun biasanya baru terjadi ketika kanker telah memasuki tahapan yang lebih maju.

Jenis kanker serviks terbagi dua, yaitu:

  • Karsinoma sel skuamosa (KSS). KSS adalah jenis kanker serviks yang paling sering terjadi. KSS bermula pada sel skuamosa, yaitu sel yang melapisi bagian luar leher rahim.
  • Adenokarsinoma. Jenis kanker serviks ini bermula pada sel kelenjar pada saluran leher rahim.

Pada kasus yang jarang, kedua jenis kanker serviks di atas dapat terjadi secara bersamaan.

Tanda dan Gejala Kanker Serviks

Kanker serviks umumnya tidak menimbulkan gejala pada tahap awal hinnga sulit untuk terdeteksi. Gejala baru muncul saat kanker telah memasuki stadium lanjut. Wanita yang mengalami gejala berikut ini harus berkonsultasi dengan dokter sehingga masalah ini dapat cepat didiagnosis dan diobati sedini mungkin. Gejalanya seperti:

  • Perdarahan vagina yang tidak normal
  • Pendarahan yang terjadi antara periode menstruasi yang teratur
  • Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual
  • Waktu menstruasi yang berlangsung lebih lama dan lebih berat dari sebelumnya
  • Perdarahan setelah mengalami menopause
  • Meningkatnya keputihan
  • Nyeri panggul
  • Sakit saat melakukan hubungan seksual

Bila kanker telah menyebar ke jaringan di sekitarnya, beberapa gejala lain yang dapat muncul meliputi:

  • Diare.
  • Mual dan muntah.
  • Kejang.
  • Kehilangan selera makan.
  • Penurunan berat badan.
  • Perut membengkak.
  • Nyeri saat buang air kecil.
  • Terdapat darah dalam urine (hematuria).
  • Perdarahan pada dubur saat buang air besar.
  • Pembengkakan pada kaki.
  • Tubuh mudah lelah.

Faktor Risiko Kanker Serviks

Meskipun belum diketahui apa penyebab pasti kanker serviks, ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko kanker ini. Faktor utamanya adalah kelompok virus yang disebut HPV (human papilloma virus) yang menginfeksi leher rahim.

Pada banyak kasus, infeksi HPV dapat sembuh dengan sendirinya. Tetapi pada sebagian wanita, infeksi HPV memicu perubahan abnormal pada sel di rahim. Perubahan abnormal ini disebut cervical intraepitheal neoplasia (CIN), yaitu suatu kondisi pra-kanker yang akan berkembang menjadi kanker bila tidak segera diobati.

Penelitian menunjukkan, lebih dari 99% kasus kanker serviks terkait dengan HPV. Meskipun demikian, tidak semua HPV menyebabkan kanker serviks. Dari 100 lebih tipe virus HPV, hanya 15 di antaranya yang terkait dengan kanker serviks, terutama HPV 16 dan HPV 18.

Beberapa faktor lainnya dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kanker serviks, diantaranya:

  • Merokok – Wanita perokok dua kali lebih berisiko terserang kanker serviks dibanding wanita yang tidak merokok.
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah – Infeksi HIV (virus yang menyebabkan AIDS) atau mengkonsumsi obat-obatan yang menekan sistem kekebalan tubuh dapat meningkatkan risiko kanker serviks.
  • Riwayat seksual – Wanita yang memiliki banyak pasangan seksual memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker serviks. Juga, seorang wanita yang pernah berhubungan seks dengan pria yang memiliki banyak pasangan seksual berisiko lebih tinggi terkena kanker serviks. Dalam kedua kasus tersebut, risiko pengembangan kanker serviks lebih tinggi karena wanita ini memiliki risiko infeksi HPV yang lebih tinggi.
  • Menggunakan pil KB untuk waktu yang lama – Menggunakan pil KB untuk waktu yang lama atau lebih dari 5 tahun mungkin sedikit meningkatkan risiko kanker serviks di antara wanita yang terinfeksi HPV. Namun, risikonya menurun dengan cepat saat wanita berhenti menggunakan pil KB.
  • Memiliki banyak anak – Sebuah penelitian menunjukkan bahwa melahirkan banyak anak (lima atau lebih) sedikit meningkatkan risiko kanker serviks, begitu juga dengan wanita yang melahirkan anak pertamanya dibawah usia 17 tahun.
  • DES (dietilstilbestrol) – DES dapat meningkatkan risiko kanker serviks pada anak perempuan yang dilahirka oleh ibu yang menggunakan obat ini. DES diberikan kepada beberapa wanita hamil antara tahun 1940 dan 1971 untuk memperkuat kehamilan. Namun saat ini, DES tidak boleh lagi digunakan.

Stadium Kanker Serviks

Sistem penilaian kanker yang paling umum digunakan adalah stadium kanker, yang bertunjuan untuk mengelompokan seberapa cepat pertumbuhan kanker dan apakah sel-sel kanker telah menyebar ke organ lainnya. Berikut stadium kanker serviks:

  • Stadium 0 – Mengacu pada stadium prakanker, yang umum terjadi pada kanker serviks, yang dikenal sebagai displasia.
  • Stadium I – Pada tahap ini kanker hanya terbatas pada serviks
  • Stadium II – Kanker telah menyerang jaringan terdekat (parametria) dan vagina bagian atas.
  • Stadium III – Kanker telah menyebar ke dinding samping pelvis atau menghalangi ureter, tabung yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih.
  • Stadium IV – Kanker telah menyerang ke dalam kandung kemih atau rektum atau telah bermetastasis ke bagian tubuh yang jauh, seperti paru-paru. Kanker pada tahap ini sering disebut sebagai kanker stadium akhir dan lebih sulit untuk disembuhkan dibandingkan dengan kanker pada tahap awal.

Paket Terapi Kanker Serviks

Menurut WHO, kanker adalah penyebab utama kematian kedua di dunia, yang mempengaruhi sekitar 9,6 juta kematian pada tahun 2018. Secara global, sekitar 1 dari 6 kematian disebabkan oleh kanker dan sekitar 70% kematian akibat kanker terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Bagi Anda yang saat ini sedang mencari pengobatan untuk kanker Serviks maupun kanker lainnya, K-Muricata dan Mazon B adalah jawaban yang tepat untuk megatasi permasalahan Anda. Tidak saja itu, kedua obat herbal ini juga bisa Anda gunakan sebagai obat pencegahan, terutama bagi Anda yang sangat berisiko dengan penyakit kanker. Selain melakukan pengobatan, perubahan ke pola hidup yang sehat juga harus Anda lakukan untuk mencapai keberhasilan suatu kesembuhan.

"Tidak ada sebuah peluru ajaib untuk membunuh kanker. Artinya tidak ada satupun senyawa di dunia ini yang dapat menumpas sel kanker sendirian. Oleh karenanya perlu perpaduan banyak senyawa anti kanker untuk menumpas sel kanker hingga tuntas"
PROF. DR. CHRIS K.H. TEO, PHD
PROFESSOR AT UNIVERSITY OF SCIENCE, MALAYSIA

Mengapa Harus
K-Muricata dan Mazon b?

  • K-Muricata dan Mazon B berkomposisikan senyawa anti kanker berkhasiat
  • Setiap bahan baku yang digunakan telah melewati berbagai penelitian
  • Pemilihan bahan baku secara teliti untuk mendapatkan kualitas herbal terbaik
  • Dibudidayakan secara organik dan berstandar tinggi
  • Memenuhi standar akurasi, kecepatan dan efisiensi produk
  • Telah melewati serangkaian proses uji kualitas sebelum sampai ke tangan konsumen
  • Sangat aman dikonsumsi tanpa menyebabkan efek samping
  • Terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia serta memiliki sertifikasi Halal dari MUI

kemoterapi alami

Obat herbal K-Muricata dan Mazon B berkhasiat sebagai kemoterapi alami, dengan perpaduan senyawa anti-kanker yang masing-masing memiliki fungsi yang berbeda. Sehingga dapat saling melengkapi untuk menumpas sel kanker tanpa merusak sel sehat di sekitarnya (tanpa efek samping negatif yang merugikan bagi tubuh). 

Seperti untuk mencegah sel kanker berkembang (proliferasi & mitosis), mencegah penyebaran sel kanker (metastasis) dan juga untuk menumpas sel kanker (memicu apoptosis). Berikut ini kami jelaskan kandungan paket terapi herbal kanker Serviks yang terdiri dari 2 produk yakni K-Muricata dan Mazon B.

Kandungan Dan Khasiat K-Muricata

K-Muricata dikomposisikan dari ekstrak Daun sirsak dan Keladi tikus. Keduanya memiliki senyawa anti-kanker terbaik di dalam Acetogenins dan Ribozome Inactivating Proteins (Rips). Keduanya dapat membasmi sel-sel kanker sampai ke akarnya, serta menghambat dan mencegah pembentukan sel-sel kanker yang baru. Karena khasiatnya yang besar, kedua tanaman ini masuk dalam daftar 10 tanaman obat pelawan sel kanker yang direkomendasikan oleh guru besar ITB dalam Rapat Pleno Forum Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB).

Mungkin Anda sudah pernah mendengar bahwa rebusan air daun sirsak dapat menyembuhkan kista, tumor dan kanker. Namun, setelah Anda mencobanya, Anda mungkin kecewa dan bertanya-tanya mengapa khasiatnya tidak seperti yang Anda dengar. Hal ini dikarenakan proses ekstraksi senyawa Acetogenins didalam daun sirsak menjadi tidak efektif dengan cara direbus. Proses ekstrasi ini harus berada pada suhu yang pas dengan menggunakan bioteknologi canggih. Belum lagi senyawa berbahaya yang ikut masuk ke dalam tubuh Anda, karena Anda menggunakan cara sederhana yaitu dengan cara merebusnya.

Selain itu, daun sirsak yag Anda gunakan mungkin sudah terlalu tua sehingga sudah terkena banyak radikal bebas. Atau daun yang Anda gunakan terlalu muda, sehingga hanya sedikit mengandung Acetogenin. Berbeda halnya dengan K-Muricata yang diproses menggunakan bioteknologi canggih, sehingga proses ekstraksi berada pada suhu yang tepat, dan pemilihan bahan baku yang baik dengan memperhatikan hingga detail yang terkecil. Sehingga khasiat dari obat herbal ini bisa Anda rasakan.

Daun Sirsak

Lebih Kuat Dari Obat Kemoterapi

Lebih dari 20 penelitian laboratorium telah mengkonfirmasi kemampuan anti-kanker Daun sirsak yang sangat kuat. Hal ini dikarenakan Daun sirsak mengandung senyawa Acetogenins, yang merupakan kumpulan senyawa aktif yang memiliki aktivitas sitotoksik di dalam tubuh dengan cara menghambat transport ATP atau energi yang digunakan sel kanker untuk berkembang.

Lebih jauh, penelitian-penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa senyawa Acetogenins memiliki kemampuan 10.000 kali lebih kuat dalam menghambat pertumbuhan sel kanker daripada Adriamycin, obat kemoterapi yang digunakan untuk mengobati beberapa jenis kanker. Pernyataan ini pernah dimuat dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada tahun 1997 dalam Journal of Medicinal Chemistry oleh Cancer Centers of America.

Dr. Jerry McLaughlin dari Universitas Purdue Amerika Serikat bersama Prof. Dr. Soelaksono Sastrodihardjo dari Departemen Biologi Institut Teknologi Bandung mengatakan bahwa Daun sirsak mengandung Annomuricin E., senyawa kelompok Acetogenins. Dari 14 jenis Acetogenins, 13 diantaranya berpotensi menghambat Multi-Drug Resistance (MDR) pada sel kanker  dengan cara menghambat kinerja pembentukan ATP (Adenosin Trifosfat)-Energi oleh mitokondria pada sel kanker.

Kelebihan lainnya dari Acetogenins yaitu pada cara kerjanya, yang hanya membunuh sel kanker dan bukan sel sehat. Hal ini jelas bertolak belakang jika dibandingkan dengan semua perawatan konvensional, baik itu kemoterapi maupun terapi radiasi yang tidak saja membunuh sel kanker, namun juga sel yang sehat. Dalam jurnal dan makalah yang diterbitkan oleh The Health and Sciences Institute, dengan jelas mengatakan bahwa Daun sirsak tidak berbahaya dan tidak memiliki efek samping, sehingga sangat aman digunakan dalam mengobati penyakit kanker.

Selain bermanfaat menyembuhkan kanker, beberapa penelitian juga menemukan bahwa Daun sirsak dapat menghambat perkembangan bakteri, virus, parasit, menghambat mutasi gen, meredakan rasa nyeri/sakit dan peradangan, menurunkan tekanan darah dan gula darah, serta menguatkan lambung dan menambah nafsu makan.

keladi tikus

Keladi Tikus

Mengandung Senyawa Rips

Keladi tikus (Typhonium flagelliforme) adalah tanaman yang memiliki banyak manfaat dalam kesehatan seperti antikanker, anti-inflamasi, analgesik dan antihepatotoksik. Senyawa Ribozome Inactiviting Protein (Rips) memiliki nutrisi anti oksidan dan nutrisi anti kurkumin, yang berfungsi untuk melemahkan pertumbuhan sel kanker, mematikan sel kanker tanpa mengganggu sistem sekitarnya dan menghambat pertumbuhan sel kanker.

Esensi antioksidan berfungsi untuk mencegah terjadinya kerusakan gen. Sedangkan nutrisi anti kurkumin berfungsi sebagai anti-inflamasi / anti-peradangan. Kombinasi ini memungkinkan senyawa Rips untuk menghasilkan mediator yang memperkuat sel-sel sistem kekebalan tubuh untuk bekerja bersama untuk memerangi sel kanker.

Selain kandungan senyawa Rips, Keladi tikus juga mengandung Alkaloid, Triterpenoid, dan Lignan (Polifenol). Hasil penelitian menunjukkan sifatnya membunuh atau menghambat pertumbuhan sel kanker, juga menghilangkan efek buruk kemoterapi serta sebagai antivirus dan anti bakteri.

Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Dyah Iswantini, M.Agr.Sc, di Pusat Studi Biofarmaka IPB mendapati bahwa ekstrak Keladi tikus mampu menghambat sebesar 76,1 % enzim Tirosin Kinase yakni sebuah enzim yang berperan dalam perkembangan sel kanker.

Sekelompok penelitian di Jepang yang dilakukan oleh Organization for  Research Promotion, Osaka Prefecture University, Osaka, Jepang mengungkapkan bahwa senyawa Rips pada keladi tikus sangat efektif untuk menginduksi bunuh diri sel kanker dengan memotong jalur makanan bagi sel kanker.

K-Muricata diproduksi oleh PT. Phytesindo Biotek dengan ijin POM TR 163 295 431, serta memiliki sertifikasi halal dari MUI.

Kandungan Dan Khasiat Mazon B

Mazon B terdiri dari 6 buah pilihan yang memiliki kadar ANTIOXIDANT tinggi yang terdiri dari Acerola, Guarana, Acai Berry, Grape (Anggur), Xanthone (Manggis), dan Black Plum. Mazon B adalah produk pilihan yang tepat bagi Anda yang menderita kanker Serviks maupun kanker lainnya karena di dalamnya mengandung senyawa alami yang dapat membantu Anda dalam proses kesembuhan. Mazon B juga dilengkapi dengan nutrisi dan vitamin yang diperlukan oleh tubuh yang meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Mazon B juga meningkatkan sistem pencernaan, sehingga setiap makanan yang dikonsumsi dapat terserap dan menjadi nutrisi yang baik bagi tubuh.

manfaat acerola untuk kesehatan

Acerola

Kaya
Antioksidan

Acerola mengandung beragam antioksidan, termasuk Karotenoid dan Bioflavonoid, yang keduanya menetralkan efek radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas adalah produk sampingan metabolisme sel yang merusak yang menyebabkan sel-sel sehat bermutasi menjadi sel kanker, yang juga dapat memperburuk penyakit kanker.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Shiuan Chen, Ph.D. dari Beckman Research Institute of the City of Hope menyatakan bahwa mengkonsumsi buah Acerola, dapat mengubah ekspresi gen yang berhubungan dengan proses metastasis sel kanker dan peradangan. Kandungan vitamin C yang tinggi dalam Acerola dapat merangsang produksi sel darah putih, yang merupakan garis pertahanan utama tubuh terhadap agen dan patogen asing.

Penelitian lainnya yang diterbitkan dalam Journal of Nutritional Science dan Vitaminology melaporkan bahwa ekstrak Acerola menghambat pertumbuhan sel kanker dan memperlambat penyebaran kanker. Buah Acerola juga mengandung berbagai nutrisi seperti seng, kalium, dan mangan, yang membuatnya efektif dalam menurunkan keseluruhan stres pada tubuh dan memberi energi pada tubuh.

Acai
Berry

Mengandung
Antosianin Dan Flavonoid

Acai berry mengandung Antosianin dan Flavonoid, keduanya merupakan antioksidan kuat yang melindungi dan mengurangi efek radikal bebas dari tubuh. Dengan mengurangi efek radikal bebas, antioksidan ini mampu menurunkan risiko penyakit kanker, mengurangi peradangan dan memperlambat penyebaran sel kanker.

Penelitian yang dilakukan oleh University of Florida menunjukkan bahwa Antosianin menghasilkan respons penghancuran diri hingga 86% pada sel-sel kanker. Penelitian laboratorium menggunakan berbagai sel kanker juga menunjukkan bahwa Antosianin dapat mengaktifkan enzim detoksifikasi serta mencegah proliferasi sel kanker.

Selain itu, Acai berry juga telah terbukti meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang. Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat dapat membantu dalam banyak hal, termasuk peningkatan yang diperlukan untuk melawan sel-sel kanker.

 

manfaat black plum

Black
Plum

Menghambat
Proses Proliferasi

Ekstrak Black plum telah terbukti bermanfaat dalam pengobatan kanker. Penelitian telah menunjukkan bahwa komponen Epicatechin yang hadir dalam Black plum dapat membantu dalam menghambat pertumbuhan dan proliferasi sel kanker ganas dan menginduksi apoptosis. Buah ini sangat kaya akan Antioksidan dan Fitonutrien, termasuk Asam klorogenik dan Neo-klorogenik yang memiliki efek kuratif pada sel kanker.

Selain itu, Ferulic Acid di dalam buah Black Plum dapat dijadikan sebagai inhibitor sel kanker yang memiliki kemampuan dalam menyebabkan proses kematian secara terprogram sel kanker (apoptosis). Selain itu juga berkhasiat dalam mencegah terjadinya proses pengikatan DNA dengan karsinogen dan dapat menguatkan fungsi jaringan ikat sehingga dapat mencegah sel kanker menyebar.

manfaat buah anggur

Biji
anggur

Mengandung
Senyawa Resveratrol

Biji Anggur mengandung senyawa Resveratrol dalam jumlah tinggi, yang membantu melindungi tubuh terhadap sel-sel kanker. Resveratrol telah dipelajari dengan baik dalam hal pencegahan dan pengobatan kanker, dengan mengurangi peradangan, bertindak sebagai antioksidan, serta mencegah pertumbuhan dan penyebaran sel-sel kanker didalam tubuh.

Resveratrol tidak hanya menurunkan risiko pengembangan kanker, tetapi juga bekerja untuk membantu perawatan kanker bekerja lebih baik. Salah satu masalah dalam perawatan kanker adalah sel-sel kanker menjadi kebal terhadap perawatan yang dirancang untuk menghilangkannya. Untungnya senyawa seperti Resveratrol dapat membuat sel-sel kanker peka terhadap efek pengobatan.

Guarana

Menghambat
Pertumbuhan Sel Kanker

Serbuah riset epidemiologi terbaru telah mengungkapkan relasi antara buah Guarana yang dapat mencegah terbentuknya penyakit kanker. Riset yang dilakukan ini melihat reaksi dari senyawa Guaranine yang terdapat pada Guarana. Senyawa ini adalah antioksidan super yang berfungsi sebagai anti proliferasi atau dapat menghambat pertumbuhan sel kanker serta dapat meningkatkan proses apoptosis (kematian sel kanker secara terprogram). 

Guarana juga memiliki sifat penghilang rasa sakit karena kandungan Kafein yang tinggi didalamnya. Kafein berperan dalam manajemen nyeri, karena mengikat dan menghambat reseptor adenosin. Dua dari reseptor ini – A1 dan A2a – yang terlibat dalam menstimulasi perasaan sakit. Ketika Kafein berikatan dengan reseptor ini, hal itu dapat mengurangi sensasi rasa sakit.

manfaat buah manggis

Manggis

Kaya
Senyawa Xanthone

Manggis adalah tumbuhan asli Indonesia yang berasal dari pulau Jawa. Buah ini disebut sebagai “Ratunya Buah” karena khasiat kesehatannya yang mengagumkan. Manggis adalah sumber yang kaya antioksidan dan vitamin. Manggis mengandung zat Polifenol yang disebut Xanthone. Xanthone ini memiliki dua tipe; Alpha dan Gamma. Sebuah penelitian telah membuktikan bahwa komponen-komponen ini dapat menghentikan pertumbuhan tumor dan dapat melawan sel kanker.

Beberapa ilmuwan, diantaranya Nozawa Y, Matsumoto K, K Ohguchi, Iinuma M, Akao Y, Tanaka T, Ito T, Kobayashi E yang merupakan para ahli dari Jepang telah melakukan penelitian terhadap kulit buah Manggis dan didapat hasil bahwa senyawa Xanthone dapat berfungsi dalam menghambat perkembangan sel kanker. Selain itu Alpha-mangostin salah satu senyawa turunan dari Xanthone memiliki kemampuan dalam menginduksi proses apoptosis sel kanker.

Baru-baru ini, sifat kemopreventif dan kemoterapi terapeutik potensial Xanthone telah diselidiki secara luas karena efek pencegahannya terhadap proses karsinogenesis. Senyawa ini mampu menghambat beberapa target molekul dalam sel tumor, termasuk kinase, siklooksigenase, ribonukleotida reduktase, dan DNA polymerase.

Mazon B diproduksi oleh PT.Phytesindo Biotek dengan ijin BPOM RI no POM TR 173 200 701 dan telah mendapatkan sertifikasi halal dari MUI.

Cara Kerja
K-Muricata dan Mazon b

  • Membantu menghentikan pertumbuhan sel kanker
  • Membantu mengatasi berbagai jenis benjolan dan tumor jinak
  • Menonaktifkan zat-zat aktif sebagai pemicu sel kanker
  • Mencegah penyebaran sel kanker
  • Membantu memicu proses apoptosis sel kanker (bunuh diri sel kanker secara terprogram)
  • Membantu membunuh sel-sel kanker tanpa merusak sel-sel yang sehat di sekitarnya
  • Meredakan rasa nyeri / sakit akibat kanker
  • Meredakan efek samping dari kemoterapi dan terapi radiasi
  • Membantu meningkatkan daya tahan tubuh, stamina dan metabolisme tubuh
  • Membantu mencegah pertumbuhan sel kanker yang baru
  • Membantu meregenerasi setiap sel tubuh yang rusak akibat kanker.

Setelah mengkonsumsi obat herbal ini dalam beberapa hari, biasanya Anda akan mengalami peningkatan kondisi kesehatan (berbeda-beda pada tiap individu). Biasanya diperlukan waktu terapi minimal 1 bulan untuk mendapatkan perkembangan yang benar-benar signifikan.

Disclaimer Hasil pada setiap individu akan berbeda. Tergantung tingkat keparahan penyakit dan metabolisme tubuh masing-masing.

Penting Untuk Diingat !!!

Seberapapun baiknya suatu pengobatan, baik medis ataupun menggunakan obat-obatan herbal, sebenarnya yang akan menyembuhkan adalah diri kita sendiri atas izin Tuhan Yang Maha Esa. Anda punya tanggung jawab terhadap penyakit Anda, dan punya hak atas kesembuhan Anda.

Hal terpenting yang harus Anda lakukan adalah kedisiplinan atas diri sendiri untuk:

  • Berdoa senantiasa meminta pertolongan Tuhan Yang Maha Esa
  • Rutin menjalani pengobatan
  • Disipiln menerapkan gaya hidup sehat yang dianjurkan
  • Disiplin untuk menjauhi hal-hal yang harus dihindari
  • Memiliki mental positif dengan percaya akan kesembuhan total
  • Kurangi tingkatan stress dengan melakukan hal-hal positif dan meminta dukungan moril orang terdekat

Harus dilakukan

Perbanyak mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran

Lakukan olahraga setiap harinya

Berhenti merokok

harus dihindari

Stress yang berlebihan

Minuman beralkohol

Hindari makanan yang banyak mengandung bahan kimia seperti pengawet, pewarna makanan, perasa

Hindari makanan berlemak

Hindari makanan siap saji
Hindari makanan yang digoreng atau dengan lemak jenuh tinggi

Harga Paket
Obat Herbal Kanker Serviks

Rp 1.150.000

Paket 10 Hari

  • 1 Box Mazon B (Isi 30 Sachet)
  • 1 Box K-Muricata (Isi 30 Sachet)

Rp 3.250.000

Paket 1 Bulan

  • 3 Box Mazon B
  • 3 Box K-Muricata
  • Total Diskon Rp 200.000
  • Free Ongkos Kirim ke Seluruh Indonesia

Rp 6.300.000

Paket 2 bulan

  • 6 Box Mazon B
  • 6 Box K-Muricata
  • Total Diskon Rp 600.000
  • Free Ongkos Kirim ke Seluruh Indonesia

Hubungi
Kami Di:

Phone

0821-2367-0365

WhatsApp

0858-8707-3578

LINE

Joherbal

Kami
Hadir Di:

Testimoni Kesembuhan

obat herbal kanker serviks

Ni Made Rempig (57), Klungkung-Bali

Keseharian Ni Made Rempig ini sebagai ibu rumah tangga cukup dibilang biasa-biasa saja karenanya cukup mengejutkan ketika dirinya divonis penyakit berbahaya. Kisah Ni Made Rrmpig ini diwakili oleh putrinya yang menerangkan kisah yang di alami ibunya.

Berawal dari menderita keputihan yang dilami selama 3 bulan lebih dan merasakan nyeri di sekitar perut hingga akhirnya atas anjuran dan diantar keluarga memeriksakn diri ke rumah sakit di daerah Klungkung, Bali. Dari pemeriksaan tersebut dokter merekomendasikan untuk segera diopname. Setelah berjalan selama 3 hari, dokter kemudian mendiagnosa bahwa Ni Made Rempig terkena kanker serviks. betapa hancur hati Ni Made Rempig dan keluarga ketika mendengar hal tersebut dan untuk memastikan lebih lanjut dokter menyarankan untuk dilakukan tes biopsy, dan hasilnya menyatakan bahwa Ni Made Rempig telah menderita kanker serviks stadium 3 serta disarankan untuk menjalani kemoterapi.

Kemoterapi yang disarankan tidak dilakukan mengingat cerita orang-orang yang menjalani kemoterapi adalah proses yang sangat menyakitkan sehingga cara pengobatan alternatif pun dipilih setalah melalui pertimbangan dan persetujuan seluruh keluarga. Pengobatan alternatif pun dilakukan hingga ke daerah Denpasar, Bali. Namun kondisi yang dialami malah membuat tubuh Ni Made Rempig merasa lemas kerana aturan dan pantangan terhadap makanan-makanan tertentu.

Hingga akhirnya putrinya, Ni Wayan Suarni bertemu dengan bapak Dewa Kawiasa dari Bengli yang memperkenalkan produk Mazon B dan K-Muricata. Selama 2 bulan mengonsumsi kedua obat herbal tersebut, ada hal yang mengejutkan, yaitu keluarnya cairan agak pekat yang warnanya kecoklatan dan sangat berbau.

Setalah proses selama 3 bulan yang dijalani, kini Ni Made Rempig sudah merasa nyaman dan kondisinya sudah membaik sehingga sudah bisa melakukan aktivitas seperti biasa. Ia sangat berterima kasih kepada Tuhan karena sudah ditunjukan obat herbal Mazon B dan K-Muricata yang sangat berkhasiat.

 

FAQ

Pertanyaan yang paling sering di tanyakan

Cara Pembelian?

Kami melayani pengiriman produk ke seluruh Indonesia dengan jasa Jne dan ekspedisi lainnya. Anda juga dapat membeli langsung di cabang kami yang ada di beberapa kota. COD untuk wilayah Jabodetabek, Bandar Lampung, dan Karawang.

Keaslian Produk?

Kami aktif semenjak tahun 2011 dan telah melayani penjualan online sejak tahun 2014. Kredibilitas kami selama ini sangat dijaga, salah satunya dengan hanya menjual produk original dan berkhasiat.

Apakah Bisa Dikonsumsi Ibu hamil?

K-Muricata dan Mazon B aman dikonsumsi ibu menyusui dan ibu hamil (dengan usia kandungan minimal 4 bulan)

bolehkah dibarengi dengan obat dokter?

K-Muricata dan Mazon B dapat dikonsumsi berdampingan dengan obat dokter, dengan jarak waktu minimal 1 jam.

Apakah aman mengkonsumsi Obat Herbal Ini?

K-muricata dan Mazon B memiliki ijin BPOM dan telah mendapatkan sertifikat halal MUI. Keduanya sangat aman dikonsumsi tanpa menyebabkan efek samping negatif yang merugikan tubuh.

apakah bisa hanya mengkonsumsi salah satunya saja?

Untuk tumor ganas/kanker Anda bisa memilih menggunakan salah satu herbal saja, namun tentunya proses penyembuhan akan menjadi lebih lama. Saran kami adalah memadukan K-Muricata dan Mazon B untuk mengoptimalkan pengobatan dan mempercepat proses penyembuhan.

Sedangkan untuk berbagai jenis benjolan dan tumor jinak, Anda bisa menggunakan K-Muricata saja, karena penyembuhannya lebih mudah dibandingkan dengan mengobati kanker.

Aturan Minum?

  • Benjolan / tumor jinak = K-muricata & Mazon B 1-2 sachet sehari
  • Kanker Stadium 1-2 = K-Muricata dan Mazon B 2-3 sachet sehari
  • Kanker Stadium 3-4 = K-Muricata dan Mazon B 3-4 sachet sehari
Catatan : Dosis akan disesuaikan dengan kondisi Anda

Jangan Tunda Lagi, Kini Saatnya Anda
Merasakan Kesembuhan Yang Selama Ini Anda impikan...

Share this: