Obat Herbal Kanker kulit

K-MURICATA & MAZON B

Apakah Anda Menderita Kanker Kulit?​

Kanker kulit adalah pertumbuhan luar biasa sel-sel abnormal pada epidermis, lapisan terluar kulit, yang disebabkan oleh kerusakan DNA yang memicu mutasi atau cacat genetik. Mutasi ini menyebabkan sel-sel kulit berkembang biak dengan cepat dan membentuk tumor ganas. Kondisi ini ditandai dengan perubahan pada kulit, seperti munculnya benjolan, bercak, atau tahi lalat dengan bentuk dan ukuran yang tidak normal.

Penyebab utama kanker kulit adalah sinar ultraviolet (UV) dari matahari. Sinar UV ini dapat menyebabkan rusaknya sel pada kulit, hingga menimbulkan kanker kulit. Namun, jenis kanker yang satu ini juga bisa mengenai area yang tertutup atau jarang terkena sinar matahari. Kanker kulit sangatlah umum terjadi. Penyakit ini bisa menyerang semua orang dari semua warna kulit dari yang berkulit terang hingga gelap.

Namun, Anda dapat mengurangi risiko kanker kulit dengan membatasi atau menghindari paparan sinar ultraviolet (UV). Memeriksa kulit Anda dan peka terhadap perubahan yang mencurigakan dapat membantu mendeteksi penyakit di tahap paling awal. Deteksi dini juga memberi Anda peluang besar untuk sembuh dari masalah kesehatan ini.

Ada tiga jenis kanker kulit yang paling sering terjadi, yaitu:

  • Karsinoma sel skuamosa, yaitu kanker kulit yang berasal dari sel di bagian tengah dan terluar dari epidermis.
  • Karsinoma sel basal, yaitu kanker kulit yang berasal dari sel di bagian terdalam dari lapisan kulit terluar (epidermis).
  • Melanoma, yaitu kanker kulit yang berasal dari sel penghasil pigmen kulit. Kanker kulit jenis ini lebih jarang terjadi dibandingkan karsinoma sel basal atau karsinoma sel skuamosa, akan tetapi memiliki tingkat lebih berbahaya.

Tanda Dan Gejala Kanker Kulit

Gejala atau tanda kanker kulit umumnya muncul pada bagian tubuh yang sering terpapar sinar matahari, seperti kulit kepala, wajah, telinga, leher, lengan, atau  tungkai. Akan tetapi, kanker kulit juga dapat terjadi di bagian tubuh yang jarang terkena sinar matahari, seperti telapak tangan, kaki, atau bahkan area kelamin.

Berikut berbagai gejala dan tanda-tanda kanker kulit berdasarkan jenisnya:

Karsinoma sel basal

Kanker jenis ini biasanya muncul di area tubuh yang terpapar sinar matahari seperti leher atau wajah. Karsinoma sel basal umumnya muncul dengan ditandai gejala seperti:

  • Benjolan dengan tampilan seperti lilin agak mengkilap
  • Lesi yang rata berwarna seperti daging atau cokelat seperti bekas luka
  • Luka perdarahan atau keropeng yang kambuhan

Karsinoma sel skuamosa

Kanker jenis ini juga muncul di area tubuh yang terpapar sinar matahari seperti wajah, telinga, dan tangan. Namun,  orang berkulit gelap justru sering terkena kanker jenis ini di area yang tidak terpapar sinar matahari. Kanker kulit ini biasanya ditandai dengan:

  • Nodul atau benjolan merah padat
  • Lesi datar dengan permukaan yang bersisik dan berkerak

Melanoma

Melanoma termasuk jenis kanker yang bisa berkembang di bagian tubuh mana pun termasuk pada tahi lalat. Pada laki-laki, kanker ini biasanya muncul di wajah atau area tubuh atas. Sementara pada wanita, kanker ini paling sering berkembang di kaki. Namun baik pada pria maupun wanita, melanoma bisa menyerang kulit yang tidak terpapar sinar matahari.

Kanker kulit ini ditandai dengan bercak atau benjolan berwarna cokelat. Melanoma memang menyerupai tahi lalat biasa, namun bentuknya lebih tidak beraturan. Metode ABCDE bisa digunakan untuk membedakan tahi lalat biasa dengan melanoma. Metode tersebut meliputi:

  • Asimetris, sebagian besar melanoma memiliki bentuk yang tidak asimetris.
  • Border (pinggiran), tepi melanoma cenderung tidak beraturan.
  • Color (warna), warna melanoma lebih dari satu.
  • Diameter, ukuran melanoma lebih dari 6 mm.
  • Evolusi, yaitu terjadi perubahan bentuk, warna, atau ukuran tahi lalat.

Faktor Risiko Kanker Kulit

Kanker kulit disebabkan oleh perubahan atau mutasi genetik pada sel kulit. Penyebab perubahan itu sendiri belum diketahui secara pasti, namun diduga akibat paparan sinar matahari yang berlebihan. Sinar ultraviolet dari matahari dapat merusak kulit dan memicu pertumbuhan yang tidak normal pada sel kulit. Kondisi ini berpotensi berkembang menjadi kanker.

Selain itu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker kulit, yaitu:

  • Riwayat kanker kulit

Seseorang yang pernah menderita kanker kulit berisiko tinggi terkena kanker kulit kembali. Risiko kanker kulit juga akan meningkat jika memiliki anggota keluarga dengan riwayat kanker kulit.

  • Memiliki keluarga dengan riwayat kanker kulit

Jika salah satu orang tua atau saudara kandung Anda pernah terkena kanker kulit, Anda mungkin berisiko tinggi terhadap penyakit tersebut. Oleh sebab itu, selalu cek kondisi kesehatan dan kulit Anda secara berkala setiap tahunnya.

  • Kulit putih

Kanker kulit dapat menyerang tiap orang terlepas dari warna kulitnya. Namun, orang berkulit putih memiliki jumlah melanin yang lebih sedikit, sehingga perlindungan terhadap sinar ultraviolet lebih lemah.

  • Tahi lalat

Orang yang memiliki banyak tahi lalat umumnya lebih berisiko terkena kanker kulit dibandingkan dengan yang tidak. Terlebih jika memiliki tahi lalat abnormal yang ditandai dengan bentuk tak teratur serta berukuran lebih besar dibandingkan dengan yang normal. Jika Anda memiliki tahi lalat jenis ini, coba lebih peka terhadap perubahan yang mungkin terjadi.

  • Sistem kekebalan tubuh rendah

Orang dengan sistem kekebalan tubuh rendah berisiko tinggi terkena kanker kulit, termasuk penderita HIV/AIDS dan orang yang mengonsumsi obat imunosupresif.

  • Solar keratosis

Paparan sinar matahari dapat menyebabkan pembentukan bercak kasar dan bersisik dengan warna yang bervariasi di wajah atau tangan. Kondisi ini dinamakan solar keratosis. Solar keratosis merupakan kondisi prakanker dan sangat berpotensi berubah menjadi kanker.

  • Paparan sinar matahari

Orang yang sering terpapar sinar matahari, terutama yang tidak menggunakan tabir surya, lebih berisiko terkena kanker kulit. Kondisi ini terjadi pada orang yang tinggal di daerah beriklim tropis atau dataran tinggi.

  • Paparan radiasi

Penderita eksim atopik atau jerawat yang menjalani terapi pengobatan dengan terapi radiasi (radioterapi) berisiko tinggi terkena kanker kulit, terutama karsinoma sel basal.

  • Paparan bahan kimia

Ada banyak bahan kimia yang diduga dapat menyebabkan kanker (karsinogenik), salah satunya adalah arsenik.

Stadium Kanker Kulit

Stadium kanker diklasifikasikan berdasarkan seberapa luas area penyebaran kanker. Stadium kanker juga dapat digunakan untuk menilai seberapa besar keberhasilan pengobatan. Berikut ini adalah stadium dari kanker kulit:

  • Stadium 0

Sel kanker masih berada di tempat yang sama dan belum menyebar ke luar epidermis atau lapisan kulit terluar.

  • Stadium 1

Kanker telah menyebar ke lapisan kulit di bawah epidermis atau disebut dermis , namun ukurannya tidak lebih dari 2 cm.

  • Stadium 2

Kanker belum menyebar ke jaringan lain, namun ukurannya makin membesar hingga lebih dari 2 cm.

  • Stadium 3

Kanker telah menyebar ke jaringan lain di sekitarnya, misalnya tulang, dan berukuran lebih dari 3 cm.

  • Stadium 4

Kanker telah menyebar ke jaringan lain yang jauh dari tempat asal kanker, misalnya kelenjar getah bening, dan ukurannya lebih dari 3 cm.

Paket Terapi Kanker Kulit

Menurut WHO, kanker adalah penyebab utama kematian kedua di dunia, yang mempengaruhi sekitar 9,6 juta kematian pada tahun 2018. Secara global, sekitar 1 dari 6 kematian disebabkan oleh kanker dan sekitar 70% kematian akibat kanker terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Bagi Anda yang saat ini sedang mencari pengobatan untuk kanker Kulit maupun kanker lainnya, K-Muricata dan Mazon B adalah jawaban yang tepat untuk megatasi permasalahan Anda. Tidak saja itu, kedua obat herbal ini juga bisa Anda gunakan sebagai obat pencegahan, terutama bagi Anda yang sangat berisiko dengan penyakit kanker. Selain melakukan pengobatan, perubahan ke pola hidup yang sehat juga harus Anda lakukan untuk mencapai keberhasilan suatu kesembuhan.

"Tidak ada sebuah peluru ajaib untuk membunuh kanker. Artinya tidak ada satupun senyawa di dunia ini yang dapat menumpas sel kanker sendirian. Oleh karenanya perlu perpaduan banyak senyawa anti kanker untuk menumpas sel kanker hingga tuntas"
PROF. DR. CHRIS K.H. TEO, PHD
PROFESSOR AT UNIVERSITY OF SCIENCE, MALAYSIA

Mengapa Harus K-Muricata dan Mazon b?

  • K-Muricata dan Mazon B berkomposisikan senyawa anti kanker berkhasiat
  • Setiap bahan baku yang digunakan telah melewati berbagai penelitian
  • Pemilihan bahan baku secara teliti untuk mendapatkan kualitas herbal terbaik
  • Dibudidayakan secara organik dan berstandar tinggi
  • Memenuhi standar akurasi, kecepatan dan efisiensi produk
  • Telah melewati serangkaian proses uji kualitas sebelum sampai ke tangan konsumen
  • Sangat aman dikonsumsi tanpa menyebabkan efek samping
  • Terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia serta memiliki sertifikasi Halal dari MUI

kemoterapi alami

Obat herbal K-Muricata dan Mazon B berkhasiat sebagai kemoterapi alami, dengan perpaduan senyawa anti-kanker yang masing-masing memiliki fungsi yang berbeda. Sehingga dapat saling melengkapi untuk menumpas sel kanker tanpa merusak sel sehat di sekitarnya (tanpa efek samping negatif yang merugikan bagi tubuh). 

Seperti untuk mencegah sel kanker berkembang (proliferasi & mitosis), mencegah penyebaran sel kanker (metastasis) dan juga untuk menumpas sel kanker (memicu apoptosis). Berikut ini kami jelaskan kandungan paket terapi herbal kanker Kulit yang terdiri dari 2 produk yakni K-Muricata dan Mazon B.

Kandungan Dan Khasiat K-Muricata

K-Muricata dikomposisikan dari ekstrak Daun sirsak dan Keladi tikus. Keduanya memiliki senyawa anti-kanker terbaik di dalam Acetogenins dan Ribozome Inactivating Proteins (Rips). Keduanya dapat membasmi sel-sel kanker sampai ke akarnya, serta menghambat dan mencegah pembentukan sel-sel kanker yang baru. Karena khasiatnya yang besar, kedua tanaman ini masuk dalam daftar 10 tanaman obat pelawan sel kanker yang direkomendasikan oleh guru besar ITB dalam Rapat Pleno Forum Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB).

Mungkin Anda sudah pernah mendengar bahwa rebusan air daun sirsak dapat menyembuhkan kista, tumor dan kanker. Namun, setelah Anda mencobanya, Anda mungkin kecewa dan bertanya-tanya mengapa khasiatnya tidak seperti yang Anda dengar. Hal ini dikarenakan proses ekstraksi senyawa Acetogenins didalam daun sirsak menjadi tidak efektif dengan cara direbus. Proses ekstrasi ini harus berada pada suhu yang pas dengan menggunakan bioteknologi canggih. Belum lagi senyawa berbahaya yang ikut masuk ke dalam tubuh Anda, karena Anda menggunakan cara sederhana yaitu dengan cara merebusnya.

Selain itu, daun sirsak yag Anda gunakan mungkin sudah terlalu tua sehingga sudah terkena banyak radikal bebas. Atau daun yang Anda gunakan terlalu muda, sehingga hanya sedikit mengandung Acetogenin. Berbeda halnya dengan K-Muricata yang diproses menggunakan bioteknologi canggih, sehingga proses ekstraksi berada pada suhu yang tepat, dan pemilihan bahan baku yang baik dengan memperhatikan hingga detail yang terkecil. Sehingga khasiat dari obat herbal ini bisa Anda rasakan.

Daun Sirsak

Lebih Kuat Dari Obat Kemoterapi

Lebih dari 20 penelitian laboratorium telah mengkonfirmasi kemampuan anti-kanker Daun sirsak yang sangat kuat. Hal ini dikarenakan Daun sirsak mengandung senyawa Acetogenins, yang merupakan kumpulan senyawa aktif yang memiliki aktivitas sitotoksik di dalam tubuh dengan cara menghambat transport ATP atau energi yang digunakan sel kanker untuk berkembang.

Lebih jauh, penelitian-penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa senyawa Acetogenins memiliki kemampuan 10.000 kali lebih kuat dalam menghambat pertumbuhan sel kanker daripada Adriamycin, obat kemoterapi yang digunakan untuk mengobati beberapa jenis kanker. Pernyataan ini pernah dimuat dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada tahun 1997 dalam Journal of Medicinal Chemistry oleh Cancer Centers of America.

Dr. Jerry McLaughlin dari Universitas Purdue Amerika Serikat bersama Prof. Dr. Soelaksono Sastrodihardjo dari Departemen Biologi Institut Teknologi Bandung mengatakan bahwa Daun sirsak mengandung Annomuricin E., senyawa kelompok Acetogenins. Dari 14 jenis Acetogenins, 13 diantaranya berpotensi menghambat Multi-Drug Resistance (MDR) pada sel kanker  dengan cara menghambat kinerja pembentukan ATP (Adenosin Trifosfat)-Energi oleh mitokondria pada sel kanker.

Kelebihan lainnya dari Acetogenins yaitu pada cara kerjanya, yang hanya membunuh sel kanker dan bukan sel sehat. Hal ini jelas bertolak belakang jika dibandingkan dengan semua perawatan konvensional, baik itu kemoterapi maupun terapi radiasi yang tidak saja membunuh sel kanker, namun juga sel yang sehat. Dalam jurnal dan makalah yang diterbitkan oleh The Health and Sciences Institute, dengan jelas mengatakan bahwa Daun sirsak tidak berbahaya dan tidak memiliki efek samping, sehingga sangat aman digunakan dalam mengobati penyakit kanker.

Selain bermanfaat menyembuhkan kanker, beberapa penelitian juga menemukan bahwa Daun sirsak dapat menghambat perkembangan bakteri, virus, parasit, menghambat mutasi gen, meredakan rasa nyeri/sakit dan peradangan, menurunkan tekanan darah dan gula darah, serta menguatkan lambung dan menambah nafsu makan.

keladi tikus

Keladi Tikus

Mengandung Senyawa Rips

Keladi tikus (Typhonium flagelliforme) adalah tanaman yang memiliki banyak manfaat dalam kesehatan seperti antikanker, anti-inflamasi, analgesik dan antihepatotoksik. Senyawa Ribozome Inactiviting Protein (Rips) memiliki nutrisi anti oksidan dan nutrisi anti kurkumin, yang berfungsi untuk melemahkan pertumbuhan sel kanker, mematikan sel kanker tanpa mengganggu sistem sekitarnya dan menghambat pertumbuhan sel kanker.

Esensi antioksidan berfungsi untuk mencegah terjadinya kerusakan gen. Sedangkan nutrisi anti kurkumin berfungsi sebagai anti-inflamasi / anti-peradangan. Kombinasi ini memungkinkan senyawa Rips untuk menghasilkan mediator yang memperkuat sel-sel sistem kekebalan tubuh untuk bekerja bersama untuk memerangi sel kanker.

Selain kandungan senyawa Rips, Keladi tikus juga mengandung Alkaloid, Triterpenoid, dan Lignan (Polifenol). Hasil penelitian menunjukkan sifatnya membunuh atau menghambat pertumbuhan sel kanker, juga menghilangkan efek buruk kemoterapi serta sebagai antivirus dan anti bakteri.

Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Dyah Iswantini, M.Agr.Sc, di Pusat Studi Biofarmaka IPB mendapati bahwa ekstrak Keladi tikus mampu menghambat sebesar 76,1 % enzim Tirosin Kinase yakni sebuah enzim yang berperan dalam perkembangan sel kanker.

Sekelompok penelitian di Jepang yang dilakukan oleh Organization for  Research Promotion, Osaka Prefecture University, Osaka, Jepang mengungkapkan bahwa senyawa Rips pada keladi tikus sangat efektif untuk menginduksi bunuh diri sel kanker dengan memotong jalur makanan bagi sel kanker.

K-Muricata diproduksi oleh PT. Phytesindo Biotek dengan ijin POM TR 163 295 431, serta memiliki sertifikasi halal dari MUI.

Kandungan Dan Khasiat Mazon B

Mazon B terdiri dari 6 buah pilihan yang memiliki kadar ANTIOXIDANT tinggi yang terdiri dari Acerola, Guarana, Acai Berry, Grape (Anggur), Xanthone (Manggis), dan Black Plum. Mazon B adalah produk pilihan yang tepat bagi Anda yang menderita kanker Kulit maupun kanker lainnya karena di dalamnya mengandung senyawa alami yang dapat membantu Anda dalam proses kesembuhan. Mazon B juga dilengkapi dengan nutrisi dan vitamin yang diperlukan oleh tubuh yang meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Mazon B juga meningkatkan sistem pencernaan, sehingga setiap makanan yang dikonsumsi dapat terserap dan menjadi nutrisi yang baik bagi tubuh.

manfaat acerola untuk kesehatan

Acerola

Kaya
Antioksidan

Acerola mengandung beragam antioksidan, termasuk Karotenoid dan Bioflavonoid, yang keduanya menetralkan efek radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas adalah produk sampingan metabolisme sel yang merusak yang menyebabkan sel-sel sehat bermutasi menjadi sel kanker, yang juga dapat memperburuk penyakit kanker.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Shiuan Chen, Ph.D. dari Beckman Research Institute of the City of Hope menyatakan bahwa mengkonsumsi buah Acerola, dapat mengubah ekspresi gen yang berhubungan dengan proses metastasis sel kanker dan peradangan. Kandungan vitamin C yang tinggi dalam Acerola dapat merangsang produksi sel darah putih, yang merupakan garis pertahanan utama tubuh terhadap agen dan patogen asing.

Penelitian lainnya yang diterbitkan dalam Journal of Nutritional Science dan Vitaminology melaporkan bahwa ekstrak Acerola menghambat pertumbuhan sel kanker dan memperlambat penyebaran kanker. Buah Acerola juga mengandung berbagai nutrisi seperti seng, kalium, dan mangan, yang membuatnya efektif dalam menurunkan keseluruhan stres pada tubuh dan memberi energi pada tubuh.

Acai
Berry

Mengandung
Antosianin Dan Flavonoid

Acai berry mengandung Antosianin dan Flavonoid, keduanya merupakan antioksidan kuat yang melindungi dan mengurangi efek radikal bebas dari tubuh. Dengan mengurangi efek radikal bebas, antioksidan ini mampu menurunkan risiko penyakit kanker, mengurangi peradangan dan memperlambat penyebaran sel kanker.

Penelitian yang dilakukan oleh University of Florida menunjukkan bahwa Antosianin menghasilkan respons penghancuran diri hingga 86% pada sel-sel kanker. Penelitian laboratorium menggunakan berbagai sel kanker juga menunjukkan bahwa Antosianin dapat mengaktifkan enzim detoksifikasi serta mencegah proliferasi sel kanker.

Selain itu, Acai berry juga telah terbukti meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang. Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat dapat membantu dalam banyak hal, termasuk peningkatan yang diperlukan untuk melawan sel-sel kanker.

 

manfaat black plum

Black
Plum

Menghambat
Proses Proliferasi

Ekstrak Black plum telah terbukti bermanfaat dalam pengobatan kanker. Penelitian telah menunjukkan bahwa komponen Epicatechin yang hadir dalam Black plum dapat membantu dalam menghambat pertumbuhan dan proliferasi sel kanker ganas dan menginduksi apoptosis. Buah ini sangat kaya akan Antioksidan dan Fitonutrien, termasuk Asam klorogenik dan Neo-klorogenik yang memiliki efek kuratif pada sel kanker.

Selain itu, Ferulic Acid di dalam buah Black Plum dapat dijadikan sebagai inhibitor sel kanker yang memiliki kemampuan dalam menyebabkan proses kematian secara terprogram sel kanker (apoptosis). Selain itu juga berkhasiat dalam mencegah terjadinya proses pengikatan DNA dengan karsinogen dan dapat menguatkan fungsi jaringan ikat sehingga dapat mencegah sel kanker menyebar.

manfaat buah anggur

Biji
anggur

Mengandung
Senyawa Resveratrol

Biji Anggur mengandung senyawa Resveratrol dalam jumlah tinggi, yang membantu melindungi tubuh terhadap sel-sel kanker. Resveratrol telah dipelajari dengan baik dalam hal pencegahan dan pengobatan kanker, dengan mengurangi peradangan, bertindak sebagai antioksidan, serta mencegah pertumbuhan dan penyebaran sel-sel kanker didalam tubuh.

Resveratrol tidak hanya menurunkan risiko pengembangan kanker, tetapi juga bekerja untuk membantu perawatan kanker bekerja lebih baik. Salah satu masalah dalam perawatan kanker adalah sel-sel kanker menjadi kebal terhadap perawatan yang dirancang untuk menghilangkannya. Untungnya senyawa seperti Resveratrol dapat membuat sel-sel kanker peka terhadap efek pengobatan.

Guarana

Menghambat
Pertumbuhan Sel Kanker

Serbuah riset epidemiologi terbaru telah mengungkapkan relasi antara buah Guarana yang dapat mencegah terbentuknya penyakit kanker. Riset yang dilakukan ini melihat reaksi dari senyawa Guaranine yang terdapat pada Guarana. Senyawa ini adalah antioksidan super yang berfungsi sebagai anti proliferasi atau dapat menghambat pertumbuhan sel kanker serta dapat meningkatkan proses apoptosis (kematian sel kanker secara terprogram). 

Guarana juga memiliki sifat penghilang rasa sakit karena kandungan Kafein yang tinggi didalamnya. Kafein berperan dalam manajemen nyeri, karena mengikat dan menghambat reseptor adenosin. Dua dari reseptor ini – A1 dan A2a – yang terlibat dalam menstimulasi perasaan sakit. Ketika Kafein berikatan dengan reseptor ini, hal itu dapat mengurangi sensasi rasa sakit.

manfaat buah manggis

Manggis

Kaya
Senyawa Xanthone

Manggis adalah tumbuhan asli Indonesia yang berasal dari pulau Jawa. Buah ini disebut sebagai “Ratunya Buah” karena khasiat kesehatannya yang mengagumkan. Manggis adalah sumber yang kaya antioksidan dan vitamin. Manggis mengandung zat Polifenol yang disebut Xanthone. Xanthone ini memiliki dua tipe; Alpha dan Gamma. Sebuah penelitian telah membuktikan bahwa komponen-komponen ini dapat menghentikan pertumbuhan tumor dan dapat melawan sel kanker.

Beberapa ilmuwan, diantaranya Nozawa Y, Matsumoto K, K Ohguchi, Iinuma M, Akao Y, Tanaka T, Ito T, Kobayashi E yang merupakan para ahli dari Jepang telah melakukan penelitian terhadap kulit buah Manggis dan didapat hasil bahwa senyawa Xanthone dapat berfungsi dalam menghambat perkembangan sel kanker. Selain itu Alpha-mangostin salah satu senyawa turunan dari Xanthone memiliki kemampuan dalam menginduksi proses apoptosis sel kanker.

Baru-baru ini, sifat kemopreventif dan kemoterapi terapeutik potensial Xanthone telah diselidiki secara luas karena efek pencegahannya terhadap proses karsinogenesis. Senyawa ini mampu menghambat beberapa target molekul dalam sel tumor, termasuk kinase, siklooksigenase, ribonukleotida reduktase, dan DNA polymerase.

Mazon B diproduksi oleh PT.Phytesindo Biotek dengan ijin BPOM RI no POM TR 173 200 701 dan telah mendapatkan sertifikasi halal dari MUI.

Cara Kerja
K-Muricata dan Mazon b

  • Membantu menghentikan pertumbuhan sel kanker
  • Membantu mengatasi berbagai jenis benjolan dan tumor jinak
  • Menonaktifkan zat-zat aktif sebagai pemicu sel kanker
  • Mencegah penyebaran sel kanker
  • Membantu memicu proses apoptosis sel kanker (bunuh diri sel kanker secara terprogram)
  • Membantu membunuh sel-sel kanker tanpa merusak sel-sel yang sehat di sekitarnya
  • Meredakan rasa nyeri / sakit akibat kanker
  • Meredakan efek samping dari kemoterapi dan terapi radiasi
  • Membantu meningkatkan daya tahan tubuh, stamina dan metabolisme tubuh
  • Membantu mencegah pertumbuhan sel kanker yang baru
  • Membantu meregenerasi setiap sel tubuh yang rusak akibat kanker.

Setelah mengkonsumsi obat herbal ini dalam beberapa hari, biasanya Anda akan mengalami peningkatan kondisi kesehatan (berbeda-beda pada tiap individu). Biasanya diperlukan waktu terapi minimal 1 bulan untuk mendapatkan perkembangan yang benar-benar signifikan.

Disclaimer : Hasil pada setiap individu akan berbeda. Tergantung tingkat keparahan penyakit dan metabolisme tubuh masing-masing.

Penting Untuk Diingat !!!

Seberapapun baiknya suatu pengobatan, baik medis ataupun menggunakan obat-obatan herbal, sebenarnya yang akan menyembuhkan adalah diri kita sendiri atas izin Tuhan Yang Maha Esa. Anda punya tanggung jawab terhadap penyakit Anda, dan punya hak atas kesembuhan Anda.

Hal terpenting yang harus Anda lakukan adalah kedisiplinan atas diri sendiri untuk:

  • Berdoa senantiasa meminta pertolongan Tuhan Yang Maha Esa
  • Rutin menjalani pengobatan
  • Disipiln menerapkan gaya hidup sehat yang dianjurkan
  • Disiplin untuk menjauhi hal-hal yang harus dihindari
  • Memiliki mental positif dengan percaya akan kesembuhan total
  • Kurangi tingkatan stress dengan melakukan hal-hal positif dan meminta dukungan moril orang terdekat

Harus dilakukan

Perbanyak mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran

Lakukan olahraga setiap harinya

Berhenti merokok

harus dihindari

Stress yang berlebihan

Minuman beralkohol

Hindari makanan yang banyak mengandung bahan kimia seperti pengawet, pewarna makanan, perasa

Hindari makanan berlemak

Hindari makanan siap saji
Hindari makanan yang digoreng atau dengan lemak jenuh tinggi

paket obat herbal kanker kulit

Rp 1.150.000

Paket 10 hari

  • 1 Box Mazon B (Isi 30 Sachet)
  • 1 Box K-Muricata (Isi 30 Sachet)

Rp 3.250.000

Paket 1 Bulan

  • 3 Box Mazon B
  • 3 Box K-Muricata
  • Total Diskon Rp 200.000
  • Gratis Ongkos Kirim Ke Seluruh Indonesia

Rp 6.300.000

Paket 2 bulan

  • 6 Box Mazon B
  • 6 Box K-Muricata
  • Total Diskon Rp 700.000
  • Gratis Ongkos Kirim Ke Seluruh Indonesia

Hubungi
Kami Di:

Phone

0821-2367-0365

WhatsApp

0858-8707-3578

LINE

Joherbal

Kami
Hadir Di:

FAQ

Pertanyaan yang paling sering di tanyakan

Cara Pembelian?

Kami melayani pengiriman produk ke seluruh Indonesia dengan jasa Jne dan ekspedisi lainnya. Anda juga dapat membeli langsung di cabang kami yang ada di beberapa kota. COD untuk wilayah Jabodetabek, Bandar Lampung, dan Karawang.

Keaslian Produk?

Kami aktif semenjak tahun 2011 dan telah melayani penjualan online sejak tahun 2014. Kredibilitas kami selama ini sangat dijaga, salah satunya dengan hanya menjual produk original dan berkhasiat.

Apakah Bisa Dikonsumsi Ibu hamil?

K-Muricata dan Mazon B aman dikonsumsi ibu menyusui dan ibu hamil (dengan usia kandungan minimal 4 bulan)

bolehkah dibarengi dengan obat dokter?

K-Muricata dan Mazon B dapat dikonsumsi berdampingan dengan obat dokter, dengan jarak waktu minimal 1 jam.

Apakah aman mengkonsumsi Obat Herbal Ini?

K-muricata dan Mazon B memiliki ijin BPOM dan telah mendapatkan sertifikat halal MUI. Keduanya sangat aman dikonsumsi tanpa menyebabkan efek samping negatif yang merugikan tubuh.

apakah bisa hanya mengkonsumsi salah satunya saja?

Untuk tumor ganas/kanker Anda bisa memilih menggunakan salah satu herbal saja, namun tentunya proses penyembuhan akan menjadi lebih lama. Saran kami adalah memadukan K-Muricata dan Mazon B untuk mengoptimalkan pengobatan dan mempercepat proses penyembuhan.

Sedangkan untuk berbagai jenis benjolan dan tumor jinak, Anda bisa menggunakan K-Muricata saja, karena penyembuhannya lebih mudah dibandingkan dengan mengobati kanker.

Aturan Minum?

  • Benjolan / tumor jinak = K-muricata & Mazon B 1-2 sachet sehari
  • Kanker Stadium 1-2 = K-Muricata dan Mazon B 2-3 sachet sehari
  • Kanker Stadium 3-4 = K-Muricata dan Mazon B 3-4 sachet sehari
Catatan : Dosis akan disesuaikan dengan kondisi Anda

Jangan Tunda Lagi, Kini Saatnya Anda
Merasakan Kesembuhan Yang Selama Ini Anda impikan...

Share this: