Penyebab Mata Kabur

Penyebab Mata Kabur

September 9, 2020 0 By Joherbal

Mata kabur adalah hilangnya ketajaman penglihatan dan ketidakmampuan untuk melihat suatu benda secara mendetail. Mata kabur merupakan keluhan visual yang paling umum terjadi. Namun, Anda tetap harus mewaspadainya karena ini juga bisa menjadi gejala dari penyakit lain yang lebih serius. Mata kabur bisa disebabkan oleh beragam hal dan bisa terjadi pada satu atau kedua mata. Penyebab mata kabur yang paling umum adalah kelainan refraksi mata, seperti rabun dekat, rabun jauh, presbiopi, dan astigmatisme.

Mata kering juga menjadi salah satu faktor lain yang menyebabkan penglihatan menjadi kabur. Hal ini dikarenakan, mata tidak mampu memproduksi air mata seperti seharusnya sehingga tidak dapat menjaga dan melumasi permukaan mata. Apabila kondisi ini tidak segera diobati, akan menyebabkan pandangan menjadi kabur.

Berbagai Penyebab Mata Kabur

Agar Anda lebih memahami tentang penyebab mata kabur, berikut ini adalah contoh-contohnya:

  1. Gangguan mata refraktif

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, gangguan mata refraktif bisa menyebabkan penglihatan kabur. Kondisi ini membuat penderita perlu untuk menggunakan kacamata agar dapat melihat dengan jelas. Gangguan mata refraktif terjadi karena perubahan bentuk bola mata, bentuk kornea, atau terdapat gangguan lensa mata.

  1. Katarak

Katarak adalah kondisi yang membuat bagian lensa mata menjadi buram dan menghalangi cahaya mencapai retina, sehingga mengakibatkan penglihatan mata menjadi kabur.

  1. Degenerasi macula

Degenerasi makula adalah gangguan penglihatan yang umumnya dialami lansia. Kondisi ini dapat menyebabkan penderita kehilangan penglihatan di lapang pandang bagian tengah akibat rusaknya makula, yaitu daerah di sekitar retina mata yang berfungsi untuk meningkatkan tajam penglihatan.

  1. Glaukoma

Glaukoma merupakan penyakit mata yang disebabkan oleh tekanan berlebih pada bola mata. Kondisi ini mengakibatkan saraf mata menjadi rusak secara permanen dan menyebabkan mata kabur.

  1. Infeksi mata

Biasanya infeksi mata terjadi akibat virus, bakteri, atau jamur yang masuk ke dalam mata. Infeksi ini dapat terjadi karena cedera mata atau tertular dari orang lain. Contoh penyakit infeksi mata yang paling umum adalah konjungtivitis. Kondisi ini disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Meski biasanya tidak serius, namun konjungtivitis mudah menular dan terkadang dapat menyebabkan pandangan mata menjadi kabur.

  1. Penggunaan lensa kontak

Lensa kontak yang kotor dan rusak dapat membuat penglihatan menjadi terganggu. Pemakaian dan perawatan lensa kontak yang tidak benar dapat menyebabkan luka dan infeksi pada kornea mata (keratitis).

  1. Diabetes

Jika Anda mengalami diabetes tipe 1 atau tipe 2, Anda berisiko terkena retinopati diabetik. Pada kondisi ini, terjadi kerusakan pada pembuluh darah dan saraf di retina mata, sehingga pandangan mata menjadi kabur.

  1. Tekanan darah tinggi

Memiliki tekanan darah tinggi tidak hanya menyebabkan stroke, namun juga mengakibatkan stroke mini pada mata yang disebut oklusi vena. Orang yang mengalami oklusi vena biasanya mengalami pandangan mata kabur dan hanya menyerang satu mata saja.

  1. Konsumsi obat tertentu

Mata kabur juga dapat disebabkan oleh faktor lain, misalnya obat-obatan atau suplemen, baik yang diresepkan atau pun yang dijual bebas. Beberapa obat-obatan yang mungkin dapat membuat penglihatan Anda menjadi kabur adalah:

    • Obat antikolinergik tertentu
    • Beberapa jenis obat antihipertensi
    • Pil KB
    • Kortikosteroid
    • Obat antidepresan
    • Obat untuk penyakit jantung

Mata kabur biasanya bukan menjadi masalah yang serius jika keluhannya timbul dan hilang begitu saja. Namun, jika keluhan mata kabur yang Anda derita disertai dengan gejala lain seperti kepekaan terhadap cahaya (photophobia), muncul bintik-bintik saat melihat objek (floaters), nyeri pada mata, penglihatan menjadi ganda, hingga perdarahan pada mata, ada baiknya untuk berkonsultasi ke dokter spesialis mata. Pasalnya, ini bisa menjadi pertanda adanya gangguan mata serius atau penyakit serius yang diderita.