Tanaman Herbal Yang Dijadikan Obat Kanker

January 19, 2019 0 By Joherbal

Saat ini, banyak orang mencari dan mencoba metode pengobatan alternatif untuk mengobati kanker, hal ini dikarenakan keterbatasan metode pengobatan saat ini untuk memerangi kanker. Perawatan dengan menggunakan tanaman herbal yang dijadikan obat kanker bisa menjadi solusi dalam mengobati berbagai macam kanker selain operasi, kemoterapi dan radioterpai, terutama untuk pasien yang sakit parah.

Berbagai penelitian telah menunjukkan, bahwa tanaman herbal sangat potensial dijadikan pilihan pengobatan utama untuk berbagai macam kanker. Bahkan sampai saat ini, penelitian terhadap tanaman herbal terus dilakukan, dengan bertujuan untuk menggali sumber-sumber alami yang belum tersentuh.

Indonesia sebagai Negara dengan keanekaragaman hayati terbesar ke dua di dunia memungkinkan kita dapat dengan mudah menemukan tanaman herbal. Bahkan, kita mungkin tidak menyadarinya bahwa tanaman herbal tersebut mungkin ada di perkarangan rumah kita. Pada artikel ini kami akan memberitahu Anda daftar tanaman herbal yang dijadikan obat kanker yang mungkin belum pernah Anda dengar sebelumnya.

Daftar Tanaman Herbal Yang Dijadikan Obat Kanker 

1. Anggur

Buah anggur adalah salah satu buah paling populer di dunia karena rasa, tekstur, variasi, dan kemudahan untuk mendapatkannya. Buah yang populer dan lezat ini juga dikemas dengan banyak nutrisi penting. Selain buahnya, bijinya juga bermanfaat untuk kesehatan karena kandungan antioksidannya yang tinggi.

Dalam penelitian baru-baru ini, telah ditemukan bahwa anggur dapat membantu dalam mencegah kanker payudara. Penurunan signifikan dalam massa tumor pada percobaan tikus terlihat setelah mereka diberi makan ekstrak anggur dalam pengaturan eksperimental. Antioksidan dalam buah anggur bermanfaat dalam pencegahan semua jenis kanker.

Bahan kimia tertentu dalam anggur bersaing untuk mengikat dan menghambat aromatase dari perubahan androgen menjadi estrogen, yang dianggap menjadi faktor yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan kanker payudara pada wanita. 

2. Manggis

Manggis adalah tanaman asli Indonesia yang berasal dari pulau Jawa. Karena kualitas kesehatannya yang mengesankan, buah ini disebut sebagai “ratu buah tropis”. Manfaat terbesar buah manggis bagi kesehatan bukan terletak pada daging buahnya melainkan pada kulit buahnya. Di dalam kulit buah manggis (pericarp) terdapat komponen yang bersifat antioksidan tingkat tinggi, yaitu Xanthone. Nilainya mencapai 17.000-20.000 ORAC per 100 ons (sekitar 2.835 gram kulit).

Xanthone memiliki gugus hidroksi (OH) yang efektif mengikat radikal bebas di dalam tubuh serta membantu mengobati dan mencegah penyakit degeneratif. Di alam, senyawa xanthone hanya ditemukan pada keluarga clusiceae dan gentianaceae. Dari sekitar 200 jenis xanthone yang diisolasi dari alam, sebanyak 40 jenis ditemukan pada manggis dan paling banyak terdapat pada bagian kulitnya.

Sebuah penelitian telah membuktikan bahwa senyawa xanthone dapat mengobati sejumlah masalah kesehatan. Penelitian ini bahkan menunjukkan bahwa xanthone dapat menghentikan pertumbuhan tumor dan dapat melawan sel kanker. Sellain itu, senyawa Xanthone juga mampu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan serta menangkal radikal bebas yang menjadi penyebab degenerasi sel tubuh.

Buah manggis juga  mengandung catechins yang terbukti lebih efektif dan lebih berguna dibandingkan vitamin C atau vitamin E dalam melawan radikal bebas penyebab kanker. Dokter Frederc Templeman yang menulis buku “A Doctor Challenge, A Mangosteen Solution” menyarankan untuk mengkonsumsi manggis setiap harinya sebagai makanan suplemen, sehingga tubuh mendapatkan zat antioksidan yang lebih banyak.

3. Daun Sirsak

Siapa sangka jika daun sirsak adalah tanaman herbal yang paling banyak digunakan saat ini untuk mengobati kanker. Kandungan acetogenin yang terkandung dalam daun sirsak disebut sebagai obat paling mujarab yang dapat mematikan sel-sel kanker secara keseluruhan. Acetogenin terdiri dari berbagai senyawa turunan dengan fungsi yang berbeda-beda.

Acetogenin bekerja untuk mematikan sel kanker dengan menghambat pengiriman energi sel atau Adenosina trifosfat (ATP) ke dalam sel kanker. Tanpa energi, sel-sel kanker tidak akan tumbuh berkembang dan perlahan-lahan akan mati dengan sendirinya.

Berbeda dengan obat kanker lainnya yang biasa digunakan dalam kemoterapi, acetogenin tidak perlu masuk ke dalam sel kanker untuk mematikannya. Senyawa ini cukup menghentikan perpindahan energi sehingga sel kanker akan gagal membuat Nikotinamida Adenosin Dinukleoida Hidrogen (NADH) yang menyebabkan kematian bagi sel kanker tersebut.

Penelitian telah membuktikan bahwa daun sirsak memiliki bahan aktif yang 10.000 kali lebih kuat dari obat kemoterapi dalam memerangi sel kanker, seperti Adriamicyn, Vinblastin dan Vincristin. Daun sirsak juga masuk dalam daftar 10 tanaman obat pelawan sel kanker yang direkomendasikan oleh guru besar ITB dalam Rapat Pleno Forum Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB).  

Saat mengkonsumsi daun sirsak, tubuh Anda mungkin akan merasa panas dengan sedikit rasa mual. Namun, Anda tidak perlu merasa khawatir, karena hal ini disebabkan oleh Acetogenin yang mulai bereaksi pada tubuh. Untuk mengatasinya Anda harus minum air mineral setidaknya satu liter per hari.

Untuk meramunya, Anda harus menyiapkan 10 lembar daun sirsak tua segar yang sudah dicuci bersih. Setelahnya rebus dengan 3 gelas air, biarkan hingga air tersisa kurang lebih satu gelas. Setelah itu disaring dan diamkan sejenak hingga dingin dan meminumnya setiap hari. Penderita kanker harus mengkonsumsi daun sirsak dengan dosis yang tepat, jika berlebihan efeknya juga tidak baik. 

4. Tanaman Keladi Tikus

Keladi Tikus (Typhonium falgelliforme), adalah tanaman liar sejenis talas yang memiliki tinggi sekitar 25 – 30 cm. Mahkota bunganya berbentuk panjang kecil berwarna putih mirip dengan ekor tikus, dari sinilah nama keladi-tikus diberikan. Tanaman ini sudah sejak lama dimanfaatkan dalam pengobatan kanker, karena kandungan senyawa Ribosome Inacting Protein atau yang disingkat Rips.

Senyawa Rips tidak saja bermanfaat dalam mencegah dan menghambat penyebaran sel kanker, namun juga memiliki kemampuan dalam menghancurkan sel-sel kanker di dalam tubuh tanpa harus merusak sel-sel yang normal. Selain itu, tanaman keladi tikus juga tinggi akan antioksidan, yang bermanfaat dalam mencegah kerusakan gen pada penderita kanker.

Penelitian tentang khasiat tanaman keladi tikus dalam menyembuhkan penyakit kanker telah dibuktikan oleh National Cancer tahun 1976. Hasil penelitian yang sama juga diungkap oleh Dr. Dyah Iswantini, M.Agr.Sc, Peneliti di Pusat Studi Biofarmaka IPB, dimana ekstrak keladi tikus dapat menghambat 76,1 % enzim tirosin kinase, enzim yang bertanggung jawab terhadap perkembangan kanker.

Berdasarkan penelitian laboratorium, ekstrak etanol 50% dari umbi keladi tikus mampu menghambat pertumbuhan sel kanker payudara. Ekstrak etanol keladi tikus diketahui mengandung senyawa flavonoid, terpenoid, tanin, dan sterol yang bersifat antikanker. Selain itu, penelitian laboratium lainnya menyebutkan jika keladi tikus dapat menghambat pertumbuhan, pertambahan, atau penyebarluasan sel leukemia. Yang pada akhirnya, menyebabkan sel kanker menjadi mati dengan sendirinya.

5. Acai Berry

Acai Berry seringkali disebut sebagai makanan super, karena buah ini terbukti dapat menambah energi, membakar lemak dan memperlambat efek penuaan. Namun, siapa sangka jika buah yang mirip dengan buah anggur ini, juga memiliki kemampuan dalam mengatasi sel-sel kanker. Kandungan fitonutrien yang luar biasa seperti anthocyanin dan resveratrol sangat ampuh dalam melawan radikal bebas yang menyebabkan kerusakan sel dan penurunan fungsi sel tubuh serta mencegah risiko kanker.

Kandungan yang tinggi akan Vitamin C dan Asam Ellagic dalam Acai Berry, juga merupakan kombinasi yang sempurna dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk menekan pertumbuhan sel kanker. Satu penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry menemukan bahwa senyawa polifenol yang diekstrak dari acai berry mampu mengurangi proliferasi sel kanker sebanyak 56-86 %.

Diperkirakan bahwa phytochemcials (antioksidan) acai berry mampu menghentikan proses karsinogenesis pada tingkat molekul, untuk membunuh sel kanker sebelum mereka berkembang biak. Acai berry bukanlah obat paten untuk kanker, tapi memiliki potensi untuk membantu mencegah kanker.

6. Temu Kunci

Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia mungkin sudah tidak asing lagi dengan tanaman ini. Temu kunci bahkan sudah sejak lama digunakan sebagai pengobatan tradisional, untuk mengobati penyakit tenggorokan dan pencernaan. Namun ternyata, tanaman ini memiliki manfaat yang jauh lebih besar dalam mengobati penyakit kanker.

Pinostrobin yang terkandung di dalam temu kunci merupakan senyawa antioksidan yang berperan penting dalam menangkal zat radikal bebas yang menjadi penyebab kanker. Pinostrobin yang terkandung di dalam temu kunci juga memiliki memiliki kemampuan dalam menghambat kinerja enzim topoisomerase 1 yang biasanya meningkat ketika terjadi kanker. Dengan adanya pinostrobin, maka penambahan jumlah topoisomerase ini menjadi terhambat.

Penelitian lainnya dilakukan oleh sekelompok mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang mencari solusi pengobatan kanker payudara. Temu kunci mengandung senyawa Panduratin A, yang termasuk dalam golongan senyawa Kalkon, senyawa ini terbukti mampu menghambat aktivitas enzim Glutathione S-Transferase (GST).

Penelitian dilakukan menggunakan sel kanker payudara 4T1. Sedangkan, kemampuan ekstrak temu kunci menghambat metabolisme sel kanker 4T1 ini diamati melalui aktivitas enzim GST dan level ROS yang ada di dalam sel. Berdasarkan uji sitotoksik, hasil uji menunjukkan ekstrak temu kunci berpotensi memiliki efek sitotoksik atas sel kanker payudara 4T1. 

Tidak seperti pengobatan kemoterapi ataupun radioterapi, pengobatan dengan menggunakan tanaman herbal hanya menyasar pada sel-sel kanker, sehingga tidak mempengaruhi sel-sel yang sehat. Itu sebabnya mengapa pengobatan dengan tanaman herbal lebih disukai, karena tidak memberikan efek yang buruk bagi tubuh.

Saat ini tanaman herbal yang dijadikan obat kanker telah banyak dimanfaatkan dalam produk obat-obatan herbal, sehingga lebih mudah untuk dikonsumsi. Selain itu, Anda juga tidak perlu lagi repot-repot mencari dan meramu tanaman tersebut. Cara meramu yang salah seringkali menyebabkan khasiat yang terkandung didalamnya menjadi tidak maksimal atau bahkan rusak.

K-Muricata adalah obat herbal berbagai macam kanker yang mengkombinasikan daun sirsak dan keladi tikus dalam komposisinya. Kombinasi dari tanaman herbal ini membuat K-Muricata sangat efektif dalam mengobati kanker. Tidak salah, jika K-Muricata dipercaya sebagai obat herbal kanker terbaik saat ini. Khasiat dan manfaat yang bisa Anda dapatkan dari K-Muricata diantaranya:

  • Membantu menghambat pertumbuhan sel tumor dan kanker
  • Membantu menghancurkan sel tumor dan kanker
  • Menyerang sel-sel kanker tanpa menyerang sel yang sehat
  • Membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap sel kanker pada penderitanya
  • Membantu mempercepat proses penyembuhan pada pasien kanker
  • Membantu meningkatkan daya tahan tubuh

Untuk menunjang khasiat dan manfaat K-Muricata lebih optimal, maka setiap penderita kanker juga disarankan untuk mengkonsumsi Mazon B. Mengkonsumsi Mazon B dimaksudkan untuk membantu penyerapan K-Muricata yang lebih baik, sehingga pengobatan menjadi lebih efektif dan efisien. Mazon B terdiri dari 6 buah pilihan yang memiliki kadar ANTIOXIDANT tinggi yang berperan penting untuk metabolisme tubuh, diantaranya Acerola, Guarana, Acai Berry, Anggur, Manggis, dan Black Plum.

Seperti yang telah disebutkan diatas, anggur, acai berry dan manggis merupakan tanaman herbal yang dijadikan obat kanker. Itu artinya Mazon B juga sangat bermanfaat dalam mengobati penyakit kanker, disamping manfaat lainnya seperti:

  • Membantu meningkatkan kadar antioksidan di dalam tubuh
  • Membantu menangkal radikal bebas (pemicu timbulnya penyakit degeneratif seperti kanker, jantung, diabetes, dll)
  • Membantu pencegahan dan menghambat pertumbuhan sel kanker
  • Membantu meningkatkan metabolisme tubuh.
  • Membantu meningkatkan sistem pencernaan tubuh

Kedua obat herbal ini bisa dijadikan solusi pengobatan utama untuk kanker, bagi Anda yang sedang mencari pengobatan alternatif. Pengobatan herbal telah terbukti tidak menyebabkan efek samping dan sangat aman bagi tubuh bahkan dalam jangka panjang. Namun, penting juga bagi Anda untuk melakukan perubahan ke gaya hidup yang lebih baik dan sehat, sehingga pengobatan yang Anda lakukan tidak sia-saia.

Untuk Informasi Lebih Lanjut Silahkan Hubungi 0821-2367-0365 

WA 0858-8707-3578 Atau Line Joherbal